Semen Padang Boleh Utang Lebih Banyak ke Mandiri
Rabu, 17/09/2008 15:20 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - Semen Padang boleh mengajukan utangan lebih tinggi hingga Rp 150 miliar kepada Bank Mandiri. Bank BUMN itu memberikan tambahan plafon Non Cash Loan (NCL) kepada Semen Padang dari sebelumnya Rp 75 miliar.
Selain itu Bank Mandiri juga menyediakan Rp 260 miliar yang ditujukan kepada para distributor Semen Padang berupa pembiayaan NCL (Bank Garansi) maupun Cash Loan (CL) Kredit Modal Kerja.
Bank Mandiri memberikan solusi transaksi perbankan kepada Semen Padang berupa penyediaan Fasilitas Non Cash Loan, Kerjasama Pembiayaan Distributor, Layanan Cash Management dan Virtual Account serta Mandiri Visa Corporate Card.
Hal tersebut dikukuhkan dalam penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Bank Mandiri dengan Semen Padang di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (17/9/2008).
"Kami yakin Semen Padang mempunyai kapasitas pengembalian yang tidak diragukan, hal ini ditunjukkan dengan reputasi dan kinerja keuangan yang sangat baik sehingga penyediaan Sub Limit Trust Receipt tersebut sangat relevan dan akan membantu pengelolaan cash flow Semen Padang," kata Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo.
Sementara Direktur Utama Semen Padang, E. Irzal mengatakan, saat ini Semen Padang menguasai 14% pasar semen nasional dan 48% pasar Sumatera dengan kapasitas 5,8 juta ton di 2008, dengan 87 distributor dan ribuan sub distributor tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan peningkatan limit pinjaman dari Bank Mandiri maka Semen Padang mempunyai fleksibilitas untuk mengembangkan operasional usaha terutama dalam pembelian barang impor dan bahan baku.
Berkaitan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Distributor dengan Semen Padang, Bank Mandiri memberikan plafon sebesar Rp 260 miliar. Bank Mandiri menyediakan bentuk skim khusus fasilitas kredit yaitu berupa fasilitas Bank Garansi dan Kredit Modal Kerja untuk pembelian dan pembayaran tagihan semen dari Distributor kepada Semen Padang.
Kerjasama ini bermanfaat bagi Semen Padang untuk percepatan kepastian pembelian semen dan collection piutang sehingga akan memperbaiki model bisnis dan cash flow Semen Padang.
Sedangkan bagi Distributor adalah fleksibilitas transaksi dan efisiensi karena Bank Mandiri dapat menyediakan plafon Bank Garansi sesuai kebutuhan omset usaha dan penerapan fee Bank Garansi yang sangat bersaing.
(ir/qom)
Selain itu Bank Mandiri juga menyediakan Rp 260 miliar yang ditujukan kepada para distributor Semen Padang berupa pembiayaan NCL (Bank Garansi) maupun Cash Loan (CL) Kredit Modal Kerja.
Bank Mandiri memberikan solusi transaksi perbankan kepada Semen Padang berupa penyediaan Fasilitas Non Cash Loan, Kerjasama Pembiayaan Distributor, Layanan Cash Management dan Virtual Account serta Mandiri Visa Corporate Card.
Hal tersebut dikukuhkan dalam penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Bank Mandiri dengan Semen Padang di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (17/9/2008).
"Kami yakin Semen Padang mempunyai kapasitas pengembalian yang tidak diragukan, hal ini ditunjukkan dengan reputasi dan kinerja keuangan yang sangat baik sehingga penyediaan Sub Limit Trust Receipt tersebut sangat relevan dan akan membantu pengelolaan cash flow Semen Padang," kata Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo.
Sementara Direktur Utama Semen Padang, E. Irzal mengatakan, saat ini Semen Padang menguasai 14% pasar semen nasional dan 48% pasar Sumatera dengan kapasitas 5,8 juta ton di 2008, dengan 87 distributor dan ribuan sub distributor tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan peningkatan limit pinjaman dari Bank Mandiri maka Semen Padang mempunyai fleksibilitas untuk mengembangkan operasional usaha terutama dalam pembelian barang impor dan bahan baku.
Berkaitan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Distributor dengan Semen Padang, Bank Mandiri memberikan plafon sebesar Rp 260 miliar. Bank Mandiri menyediakan bentuk skim khusus fasilitas kredit yaitu berupa fasilitas Bank Garansi dan Kredit Modal Kerja untuk pembelian dan pembayaran tagihan semen dari Distributor kepada Semen Padang.
Kerjasama ini bermanfaat bagi Semen Padang untuk percepatan kepastian pembelian semen dan collection piutang sehingga akan memperbaiki model bisnis dan cash flow Semen Padang.
Sedangkan bagi Distributor adalah fleksibilitas transaksi dan efisiensi karena Bank Mandiri dapat menyediakan plafon Bank Garansi sesuai kebutuhan omset usaha dan penerapan fee Bank Garansi yang sangat bersaing.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
