Bush Batalkan Kunjungan Demi Atasi Krisis Finansial
Kamis, 18/09/2008 11:42 WIB
Foto: Reuters
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) George Walker Bush membatalkan rencananya untuk mengunjungi Alabama dan Florida. Presiden Bush memilih untuk fokus mengatasi krisis finansial hebat yang sedang melanda Wall Street.
Menurut juru bicara Gedung Putih Tony Fratto, Presiden Bush kini masih berada di Washington dan terus bekerja dengan para penasihat ekonominya. Mereka membahas solusi untuk menangani krisis finansial di AS yang menular ke berbagai belahan dunia ini.
"Kesehatan pasar finansial kita sangat penting bagi perekonomian AS dan presiden masih fokus untuk mengambil langkah stabilisasi serta memperkuat pasar kami serta memulihkan kepercayaan pasar," ujar Fratto seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/9/2008).
Fratto mengatakan, Bush akan bertemu dengan para penasihat ekonominya di Gedung Putih.
Tsunami pasar keuangan telah menyebabkan bank-bank investasi besar runtuh. Raksasa Lehman Brothers yang sudah berusia 158 tahun pun akhirnya bangkrut setelah tak mampu mendapatkan suntikan dana, untuk meredam kredit macetnya.
Sedangkan Merrill Lynch akhirnya mendapatkan pertolongan dari Bank of America dalam sebuah kesepakatan akuisisi senilai US$ 50 miliar.
Sementara perusahaan asuransi raksasa, American International Group (AIG) lebih beruntung karena mendapatkan dana US$ 85 miliar dari bank sentral AS. Atas pertolongan itu, AIG harus menyerahkan 79,9% sahamnya kepada pemerintah AS.
Kabar lainnya adalah, Washington Mutual ---perusahaan simpan pinjam raksasa AS--- sedang 'menjual diri'. Washington Mutual yang juga menjadi korban subprime mortgage di AS sudah menyewa Golman Sachs dan Morgan Stanley untuk membantu proses lelang dan mencari pembeli potensial.
Akibat goncangan tersebut, saham-saham di Wall Street kemarin kembali hancur. Pada perdagangan Rabu (17/9/2008), indeks Dow Jones ambruk hingga 449,36 poin (4,06%) ke level 10.609,66. Nasdaq merosot 109,05 poin (4,94%) ke level 2.098,85 dan Standrad & Poor's merosot 57,20 poin ke level 1.156,39.
Anjloknya Wall Street langsung menular ke bursa saham Asia hari ini. Termasuk IHSG di BEI yang kembali anjlok hingga 57 poin, setelah kemarin sempat rebound.
(qom/ir)
Menurut juru bicara Gedung Putih Tony Fratto, Presiden Bush kini masih berada di Washington dan terus bekerja dengan para penasihat ekonominya. Mereka membahas solusi untuk menangani krisis finansial di AS yang menular ke berbagai belahan dunia ini.
"Kesehatan pasar finansial kita sangat penting bagi perekonomian AS dan presiden masih fokus untuk mengambil langkah stabilisasi serta memperkuat pasar kami serta memulihkan kepercayaan pasar," ujar Fratto seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/9/2008).
Fratto mengatakan, Bush akan bertemu dengan para penasihat ekonominya di Gedung Putih.
Tsunami pasar keuangan telah menyebabkan bank-bank investasi besar runtuh. Raksasa Lehman Brothers yang sudah berusia 158 tahun pun akhirnya bangkrut setelah tak mampu mendapatkan suntikan dana, untuk meredam kredit macetnya.
Sedangkan Merrill Lynch akhirnya mendapatkan pertolongan dari Bank of America dalam sebuah kesepakatan akuisisi senilai US$ 50 miliar.
Sementara perusahaan asuransi raksasa, American International Group (AIG) lebih beruntung karena mendapatkan dana US$ 85 miliar dari bank sentral AS. Atas pertolongan itu, AIG harus menyerahkan 79,9% sahamnya kepada pemerintah AS.
Kabar lainnya adalah, Washington Mutual ---perusahaan simpan pinjam raksasa AS--- sedang 'menjual diri'. Washington Mutual yang juga menjadi korban subprime mortgage di AS sudah menyewa Golman Sachs dan Morgan Stanley untuk membantu proses lelang dan mencari pembeli potensial.
Akibat goncangan tersebut, saham-saham di Wall Street kemarin kembali hancur. Pada perdagangan Rabu (17/9/2008), indeks Dow Jones ambruk hingga 449,36 poin (4,06%) ke level 10.609,66. Nasdaq merosot 109,05 poin (4,94%) ke level 2.098,85 dan Standrad & Poor's merosot 57,20 poin ke level 1.156,39.
Anjloknya Wall Street langsung menular ke bursa saham Asia hari ini. Termasuk IHSG di BEI yang kembali anjlok hingga 57 poin, setelah kemarin sempat rebound.
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
