Umar Said Jadi Plt Komut Pertamina
Jumat, 19/09/2008 14:37 WIB
(Foto: Alih-detikFinance)
Jakarta - Pemerintah akhirnya menunjuk Umar Said untuk mengisi posisi pelaksana tugas Komisaris Utama Pertamina yang ditinggalkan oleh Endriartono Sutarto.
Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil,
"Surat pengunduran dirinya sudah kami terima beberapa waktu yang lalu. Untuk pelaksana tugasnya kami sudah tunjuk Umar Said," jelasnya usai shalat Jumat di Gedung Garuda, Jumat (19/9/2008).
Umar Said saat ini tercatat sebagai komisaris Pertamina dan juga anggota tim renegosiasi gas Tangguh. Menurut Sofyan Djalil, Endriartono mengundurkan diri karena merasa tidak cocok dan kecewa terhadap manajemen. Salah satunya ketika tidak diikutsertakan dalam rencana kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu.
Mengenai posisi komisaris yang kosong, Ia mengaku akan segera mencari pengganti posisi tersebut. "Kami hargai keputusan beliau untuk mengundurkan diri," ucapnya.
Salah satu eksekutif di Kementrian BUMN mengatakan, Endriartono melayangkan surat pengunduran diri setelah kenaikan harga BBM, "Bukan setelah presiden marah-marah BBM naik," bisiknya.
Eksekutif tersebut juga mengatakan, sebenarnya pihak kementerian lebih memilih memberhentikan direksi Pertamina daripada Endriartono harus mundur.
(ang/ddn)
Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil,
"Surat pengunduran dirinya sudah kami terima beberapa waktu yang lalu. Untuk pelaksana tugasnya kami sudah tunjuk Umar Said," jelasnya usai shalat Jumat di Gedung Garuda, Jumat (19/9/2008).
Umar Said saat ini tercatat sebagai komisaris Pertamina dan juga anggota tim renegosiasi gas Tangguh. Menurut Sofyan Djalil, Endriartono mengundurkan diri karena merasa tidak cocok dan kecewa terhadap manajemen. Salah satunya ketika tidak diikutsertakan dalam rencana kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu.
Mengenai posisi komisaris yang kosong, Ia mengaku akan segera mencari pengganti posisi tersebut. "Kami hargai keputusan beliau untuk mengundurkan diri," ucapnya.
Salah satu eksekutif di Kementrian BUMN mengatakan, Endriartono melayangkan surat pengunduran diri setelah kenaikan harga BBM, "Bukan setelah presiden marah-marah BBM naik," bisiknya.
Eksekutif tersebut juga mengatakan, sebenarnya pihak kementerian lebih memilih memberhentikan direksi Pertamina daripada Endriartono harus mundur.
(ang/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
