Langkah AS Bisa Tenangkan Pasar
Senin, 22/09/2008 13:05 WIB
Foto: Depkeu
Jakarta - Pemerintah Indonesia menyambut baik upaya penyelamatan krisis finansial senilai US$ 700 miliar. Penyelamatan itu akan memberikan ketenangan di pasar.
Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani usai rapat dengan Komisi II DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2008).
"Pertama mereka masih melihat sama seperti BPPN dulu, mereka melihat coverage-nya seperti apa, mandatnya seperti apa, kemudian seberapa besar diberikan, baik dari sisi kekuasaanya maupun dari segi pendanaannya, jadi paling tidak itu menenangkan. Asal ada mekanisme dalam penanganan krisis di AS sehingga kita berharap suasana was-was yang terjadi di sana akan menjadi berkurang," ujarnya.
Sementara itu mengenai mekanisme penanganan krisis keuangan di dalam negeri, Menkeu mengatakan pemerintah sudah mengajukan UU ke DPR mengenai hal itu.
"Kita tidak akan berharap bahwa situasi akan memaksa untuk melakukan penanganan darurat namun kami dengan Bank Indonesia dalam FSSK (Forum Stabilitas Sektor Keuangan) terus melakukan assessment terhadap potensi dan risiko dan bagaimana mekanisme pengambilan keputusan dan komunikasi antara kita dan BI, jadi bagaimana nanti kalau harus menghadapi situasi yang tidak diinginkan itu yang sedang dimatangkan posisi hukumnya," ujarnya.
Menkeu mengatakan pihaknya tidak ingin landasan hukum penanganan krisis dalam bentuk peraturan pemerintah. Pemerintah tetap berkeinginan landasan hukumnya berupa Undang-undang biasa.
"UU nya sendiri sudah disusun, dan ada beberapa pasal yang terus dimatangkan. Semoga masih tetap memakai undang-undang yang normal sebab kalau Perpu kan berarti dipaksa oleh sesuai yang darurat," ujarnya.
(ddn/ir)
Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani usai rapat dengan Komisi II DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2008).
"Pertama mereka masih melihat sama seperti BPPN dulu, mereka melihat coverage-nya seperti apa, mandatnya seperti apa, kemudian seberapa besar diberikan, baik dari sisi kekuasaanya maupun dari segi pendanaannya, jadi paling tidak itu menenangkan. Asal ada mekanisme dalam penanganan krisis di AS sehingga kita berharap suasana was-was yang terjadi di sana akan menjadi berkurang," ujarnya.
Sementara itu mengenai mekanisme penanganan krisis keuangan di dalam negeri, Menkeu mengatakan pemerintah sudah mengajukan UU ke DPR mengenai hal itu.
"Kita tidak akan berharap bahwa situasi akan memaksa untuk melakukan penanganan darurat namun kami dengan Bank Indonesia dalam FSSK (Forum Stabilitas Sektor Keuangan) terus melakukan assessment terhadap potensi dan risiko dan bagaimana mekanisme pengambilan keputusan dan komunikasi antara kita dan BI, jadi bagaimana nanti kalau harus menghadapi situasi yang tidak diinginkan itu yang sedang dimatangkan posisi hukumnya," ujarnya.
Menkeu mengatakan pihaknya tidak ingin landasan hukum penanganan krisis dalam bentuk peraturan pemerintah. Pemerintah tetap berkeinginan landasan hukumnya berupa Undang-undang biasa.
"UU nya sendiri sudah disusun, dan ada beberapa pasal yang terus dimatangkan. Semoga masih tetap memakai undang-undang yang normal sebab kalau Perpu kan berarti dipaksa oleh sesuai yang darurat," ujarnya.
(ddn/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 15:07 WIB
Dibela Dahlan Iskan, Antam Makin Pede Rebut Lahan Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
