Bailout AS Hanya Efektif di Jangka Pendek
Rabu, 24/09/2008 19:52 WIB
Foto: Depkeu
Jakarta - Rencana penyelamatan sektor keuangan di AS (bailout) yang akan dilakukan oleh pemerintah AS dengan menyediakan dana sebesar US$ 700 miliar kepada sektor keuangan hanya efektif dalam jangka pendek saja.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2008).
Menurut Sri Mulyani tujuan dari rencana penyelamatan sektor keuangan di AS ini adalah untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan menghilangkan kepanikan yang terjadi.
"Kalau seluruh dunia, nanti masih akan melihat dan memperhatikan perkembangan yang terjadi di sana. Jadi detail dari bailout ini kan akan di work out, sedang dibahas antara US treasury, Federal Reserves, dan Kongres AS. Kalau tujuannya mereka ingin mengembalikan confidence dan menghilangkan kepanikan jadi dalam jangka pendek itu akan lebih bagus, dalam artian supaya tidak terjadi sentimen yang volatile," tuturnya.
Menurut Sri Mulyani yang diwaspadai adalah justru dampak dari bailout dalam jangka menengah dan panjang. Dengan bailout itu pemerintah AS akan makin banyak menerbitkan utang sehingga harga obligasi AS akan menurun.
"Karena eksposure utangnya Amerika akan tinggi sehingga pasti harga treasury bonds akan turun, berarti global interest rate akan naik," ujarnya.
Sementara itu mengenai tingginya yield (imbal hasil) dari SUN (Surat Utang Negara) pemerintah di pasar yang tinggi akibat kondisi ekonomi global yang labil, Sri Mulyani mengatakan pemerintah dengan situasi ini akan melihat terus menerus kondisi pasar untuk penerbitan obligasi negara berikutnya.
"Pokoknya target atau suasana penyerapan APBN akan kita monitor dengan sangat detail. Kalau untuk 2009 kan belum diputuskan," imbuhnya.
(dnl/ddn)
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2008).
Menurut Sri Mulyani tujuan dari rencana penyelamatan sektor keuangan di AS ini adalah untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan menghilangkan kepanikan yang terjadi.
"Kalau seluruh dunia, nanti masih akan melihat dan memperhatikan perkembangan yang terjadi di sana. Jadi detail dari bailout ini kan akan di work out, sedang dibahas antara US treasury, Federal Reserves, dan Kongres AS. Kalau tujuannya mereka ingin mengembalikan confidence dan menghilangkan kepanikan jadi dalam jangka pendek itu akan lebih bagus, dalam artian supaya tidak terjadi sentimen yang volatile," tuturnya.
Menurut Sri Mulyani yang diwaspadai adalah justru dampak dari bailout dalam jangka menengah dan panjang. Dengan bailout itu pemerintah AS akan makin banyak menerbitkan utang sehingga harga obligasi AS akan menurun.
"Karena eksposure utangnya Amerika akan tinggi sehingga pasti harga treasury bonds akan turun, berarti global interest rate akan naik," ujarnya.
Sementara itu mengenai tingginya yield (imbal hasil) dari SUN (Surat Utang Negara) pemerintah di pasar yang tinggi akibat kondisi ekonomi global yang labil, Sri Mulyani mengatakan pemerintah dengan situasi ini akan melihat terus menerus kondisi pasar untuk penerbitan obligasi negara berikutnya.
"Pokoknya target atau suasana penyerapan APBN akan kita monitor dengan sangat detail. Kalau untuk 2009 kan belum diputuskan," imbuhnya.
(dnl/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
