Rabu, 23 Mei 2012
Find us on: feed rss facebook twitter
 
detik inet
    detikcom
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Finansial
  • Properti
  • Energi
  • Industri
  • Sosok
  • Peluang Usaha
  • Indeks
Pajak · Perencanaan Keuangan · Rumor Saham · Market Research · Foto · TV · Konsultasi
Trending Topic :   saham | Facebook | level | pasar | industri | perdagangan | saham Facebook | level Indeks | pemegang saham |
  • Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2
    Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB

    Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2

  • Hore! Pertamax Turun jadi Rp 9.700 per Liter
    Rabu, 23/05/2012 10:00 WIB

    Hore! Pertamax Turun jadi Rp 9.700 per Liter

  • Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau
    Rabu, 23/05/2012 09:54 WIB

    Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau

  • Anjlok 9%, Saham Facebook Makin Murah
    Rabu, 23/05/2012 08:30 WIB

    Anjlok 9%, Saham Facebook Makin Murah

  • Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00
    Rabu, 23/05/2012 07:29 WIB

    Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00

  • Waspadai Krisis Eropa, Hatta: Banyak Bekerja, Jangan Berpolemik
    Rabu, 23/05/2012 09:15 WIB

    Waspadai Krisis Eropa, Hatta: Banyak Bekerja, Jangan Berpolemik

  • Zuckerberg Cairkan Saham Facebook Rp 10 Triliun untuk Bayar Pajak
    Rabu, 23/05/2012 10:56 WIB

    Zuckerberg Cairkan Saham Facebook Rp 10 Triliun untuk Bayar Pajak

  • Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
    Rabu, 23/05/2012 07:58 WIB

    Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook

  • Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
    Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB

    Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?

Berita Lain

  • Selasa, 22/05/2012 14:46 WIB
    Dalam Setahun, Sengketa Ekonomi Syariah di Meja Hijau Cuma 5 Kasus
  • Senin, 21/05/2012 14:43 WIB
    Korban Sukhoi Tak Punya Jamsostek, Pelajaran Agar Perusahaan Jujur
  • Senin, 21/05/2012 14:38 WIB
    Ini Dia Tips Aman Memilih Asuransi Jiwa
  • Senin, 21/05/2012 14:15 WIB
    192 Juta Masyarakat Indonesia 'Buta' Asuransi
  • Minggu, 20/05/2012 18:39 WIB
    Hingga Triwulan I, CIMB Niaga Banyak Biayai Debitur Kakap
  • Sabtu, 19/05/2012 13:58 WIB
    Perusahaan Tak Jujur, Korban Sukhoi Tak Didaftarkan Jamsostek

Indeks Berita

Rumor Saham

Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Gb
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.

Sosok Dan Peristiwa

Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Gb
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
  • Hotel
  • Penerbangan

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rancang Perjalananmu di Sini

Info Promosi Travel
  • Mystique Santorini Hotel
    mystique.gr
    Rp 6,049.000
  • Keraton at the Plaza
    exclusives.lc.com
    Rp 2,796.000

Forum Finance register | login

Thread Pilihan
Selasa, 22/05/2012 14:44 WIB
Dahlan Iskan Menegaskan Tak Akan Beri Modal ke Merpati
Posted by: kaptenDF
  • Anggota DPR: Waspada Utang RI Terus Meningkat!
  • Kemendag: 95% Pasar Tradisional di Indonesia Berusia 25 Tahun

detikFinance » Moneter

Kamis, 25/09/2008 14:38 WIB
Krisis Finansial AS Ingatkan Memori Buruk 'Great Depression'  video foto
Nurul Qomariyah - detikFinance


Foto: Reuters
video
The Fed Selamatkan AIG
foto
Bursa Wall Street Tumbang
New York - Krisis finansial yang menyapu Wall Street atau bahkan keseluruhan perekonomian AS membangkitkan memori buruk tentang peristiwa Great Depression di tahun 1929. Ketika itu, masyarakat AS hidup dalam kesulitan keuangan bahkan sampai harus kelaparan.

Misalnya Helen Haas, yang harus kehilangan uang yang ditabungnya ketika krisis melanda di tahun 1929. Haas ketika itu bersama dengan ibunya ingin menarik US$ 50 di sebuah bank di Chicago, namun ia hanya berhasil mendapatkan US$ 2.

Sementara Emerson Colaw harus kehilangan ladang pertaniannya ketika bank-bank ditutup. Ayah Colaw akhirnya tak punya uang untuk menanam lagi kebunnya.

Dan seiring meledaknya jumlah PHK, jumlah warga AS yang kelaparan pun semakin banyak. Carl Oles bahkan mengingat dirinya harus antre untuk mendapatkan sebuah roti basi di Baltimore.

"Kami tidak bisa mendapatkan roti yang baru dan tidak ada toko kue di sepanjang jalan. Cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah mendapatkan roti yang sudah berumur seminggu, membawanya ke rumah dan menghangatkannya," kenang Oles seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/9/2008).

Great Depression tersebut sekaligus mengubah gaya hidup masyarakat 'generasi tua' di AS. Mereka umumnya lebih berhati-hati dalam menggunakan uangnya.

Haas dan suaminya selalu menabung setiap dolar yang mereka bisa. Mereka juga mengatur uang untuk bisa membayar cicilan rumah dan membeli barang lain, termasuk menabung.

"Tidak pernah ada lagi barang seperti kartu kredit kemudian. Suami saya tidak akan membeli sesuatu kecuali membayarnya dengan tunai," ujarnya.

Colaw, yang kini sudah pensiun menyatakan, ia tidak memiliki kartu kredit hingga tahun 1948. Dan setelah itu, ia selalu mengatur untuk mendapatkan keuangan yang berimbang.

"Karena saya enggan untuk berutang. Saya tidak pernah membawa kartu kredit saya, dan selalu membayarnya dengan penuh," katanya.

Great Depression atau Depresi Besar merupakan sebuah peristiwa kehancuran bursa yang paling besar dalam sejarah AS. Kehancuran bursa itulah yang selanjutnya ikut meruntuhkan perekonomian AS.

Pada saat terjadinya kehancuran tersebut, kota New York sedang bertumbuh menjadi ibukota finansial yang utama dan metropolis. New York Stock Exchange (NYSE) ketika itu merupakan bursa efek yang terbesar di dunia. Dan pasar yang sedang sedemikian bullish runtuh seketika pada 24 Oktober 1929 yang dikenal dengan Black Thursday.

Harga-harga saham di NYSE berjatuhan semuanya pada hari itu dan berlangsung terus selama sebulan mencapai nilai terendah yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Terjadi kepanikan dimana semua orang menjual saham yang dimilikinya.

Setelah keruntuhan tersebut, Dow Jones Industrial Average (DJIA) pulih lebih awal pada tahun 1930, lalu jatuh kembali mencapai titik terendah pada tahun 1932. Hingga akhir tahun 1954, pasar bursa tidak pernah kembali seperti pada saat sebelum tahun 1929.

Dan pekan lalu, sebuah kejatuhan bursa saham yang paling buruk kembali menerpa Wall Street pada pekan lalu. Indeks Dow Jones pada 15 September terpuruk 4,42% ke bawah level 11.000, atau merupakan kejatuhan terbesar sejak serangan teroris September 2001.

Kejatuhan saham-saham di Wall Street beriringan dengan ambruknya raksasa-raksasa lembaga investasi yang selama ini menjadi maskot Wall Street. Lehman Brothers bangkrut, diikuti dengan Merrill Lynch yang harus diakuisisi Bank of America, sementara American International Group (AIG) harus dinasionalisasi melalui suntikan dana hingga US$ 85 miliar. Terakhir, sang legenda Warren Buffet akhirnya menyuntikkan US$ 5 miliar ke Goldman Sachs untuk membantu meningkatkan modalnya.

Maury Klein, profesor dari University of Rhode Island dan penulis "Rainbow's End: The Crahs of 1929" mengungkapkan, banyak hal yang terjadi saat ini menyerupai dengan peristiwa yang terjadi 79 tahun silam itu.

"Hal yang sama dalam setiap kasus adalah Anda memiliki situasi dimana Anda mulai bermain-main bahkan dengan bagian yang lebih besar pada masalah yang Anda tidak mengerti," katanya.

Pemerintah AS akhirnya mengajukan rencana penyelamatan dari krisis finansial yang nilainya mencapai US$ 700 miliar atau sekitar Rp 6.500 triliun. Jika rencana ini disetujui oleh kongres, maka total biaya yang harus digelontorkan oleh pemerintah AS untuk penanganan krisis ini mencapai US$ 1,8 triliun.

Presiden George Walker Bush telah mendesak kongres untuk menyetujui rencana penyelamatan krisis tersebut, untuk menghindari kejatuhan ekonomi AS. Namun para anggota kongres masih tarik ulur, dengan tetap menekankan agar rencana tersebut tidak sampai merugikan para pembayar pajak di AS.

Hingga kini, belum jelas kapan masalah krisis finansial yang telah menimbulkan keguncangan di seluruh dunia ini akan berakhir. Namun setidaknya, masyarakat AS seperti Colaw ataupun Haas berharap tak mau peristiwa Great Depression itu terulang lagi sekarang ini.
 
 
 

 
 

(qom/ir)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • Pasar Finansial Labil, RI Ubah Strategi Jualan Obligasi Global
  • Warren Buffet Suntik Goldman Sachs US$ 5 Miliar
  • FBI Investigasi Dugaan Kecurangan Lembaga Keuangan AS

Share

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


Separate email addresses with commas (,)
Your email address

 

loadingSending your message

Message has successfully sent

An Error has Occured

Komentar terkini (0 Komentar) ·  Follower Komentar
Baca Komentar
Kirim Komentar

Berita Terpopuler

  • Rabu, 23/05/2012 11:42 WIB
    Laporan dari Kazakhstan
    Kisah Awal SBY Kepincut Mobil Hybrid
  • Rabu, 23/05/2012 09:54 WIB
    Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau
  • Rabu, 23/05/2012 12:17 WIB
    Laporan dari Kazakhstan
    Sebelum Produksi di RI, Toyota Ingin Impor Banyak Mobil Hybrid
  • Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
    Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2
  • Rabu, 23/05/2012 10:56 WIB
    Zuckerberg Cairkan Saham Facebook Rp 10 Triliun untuk Bayar Pajak

Komentar Terpopuler

  • Rabu, 23/05/2012 - 08:35
    PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7%
  • Senin, 21/05/2012 - 13:58
    Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif
  • Rabu, 23/05/2012 - 09:04
    Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik
  • Rabu, 23/05/2012 - 04:16
    Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013
  • Rabu, 23/05/2012 - 12:05
    Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Recommended Reading
bg

Dewan Pembina PD: Anas Bisa Nyapres, Tapi Buktikan Dulu Tidak Bersalah

www.detiknews.com

  • Jual Kemasan Susu Isi Sabu, Janda Beranak Dua Ditangkap Petugas BNN
  • Kapolres Banyumas Soal Pemangsa 19 Kambing: Masih Ada Lainnya

bg

James & Wade Bawa Heat Ungguli Pacers 3-2

www.detiksport.com

  • Alonso Pakai Helm 'Emas' di Monako
  • 'Tontonlah Indonesia Sampai ke Negeri China'

bg

UKM Belum Melek Cloud Computing

www.detikinet.com

  • Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
  • Galaxy S III Smartphone Terpopuler 2012?

  • detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
  • detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
  • Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
  • detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
  • detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
  • detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
  • detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
  • detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
  • detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
  • Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
  • detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
  • detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
  • detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Back to Top Kanal Lainnya » « Kanal Lainnya
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer