WaMu Dijual Murah ke JPMorgan
Jumat, 26/09/2008 13:10 WIB
Foto: Reuters
Washington - Bank-bank Amerika terus bertumbangan. Kini giliran Washington Mutual Inc (WaMu) yang mencatat kerugian terbesar sehingga pemerintah AS pun terpaksa menutup WaMu dan menjual asetnya dengan murah ke JPMorgan Chase & Co senilai US$ 1,9 miliar.
Seperti dikutip Reuters, umat (26/9/2008), penutupan dan penjualan bank itu merupakan masalah terbaru yang muncul di sela-sela pembahasan rencana penyelamatan senilai US$ 700 miliar yang mengalami kebuntuan di Kongres AS hari Kamis waktu setempat.
Washington Mutual merupakan bank simpan pinjam AS terbesar yang terpukul oleh krisis kredit sektor perumahan.
Washington Mutual ditutup oleh Federal Office of Thrift Supervision (OTS). "Dengan kurangnya likuiditas untuk memenuhi kewajibannya, kondisi WaMu tidak aman untuk melakukan transaksi bisnis," demikian pernyataan OTS.
Meskipun demikian, nasabah diminta tidak khawatir mengenai dana mereka, dana mereka aman dan terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanannya AS, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC). Menurut Kantor FDIC, WaMu masih beroperasi pada Jumat ini.
Washington Mutual memiliki aset senilai US$ 307 miliar dan US$ 188 miliar dana nasabahnya. Bank besar lain di AS yang sebelumnya ambruk adalah Continental Illinois National Bank & Trust, yang mempunyai aset senilai US$ 40 miliar dan jatuh pada 1984.
(ddn/qom)
Seperti dikutip Reuters, umat (26/9/2008), penutupan dan penjualan bank itu merupakan masalah terbaru yang muncul di sela-sela pembahasan rencana penyelamatan senilai US$ 700 miliar yang mengalami kebuntuan di Kongres AS hari Kamis waktu setempat.
Washington Mutual merupakan bank simpan pinjam AS terbesar yang terpukul oleh krisis kredit sektor perumahan.
Washington Mutual ditutup oleh Federal Office of Thrift Supervision (OTS). "Dengan kurangnya likuiditas untuk memenuhi kewajibannya, kondisi WaMu tidak aman untuk melakukan transaksi bisnis," demikian pernyataan OTS.
Meskipun demikian, nasabah diminta tidak khawatir mengenai dana mereka, dana mereka aman dan terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanannya AS, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC). Menurut Kantor FDIC, WaMu masih beroperasi pada Jumat ini.
Washington Mutual memiliki aset senilai US$ 307 miliar dan US$ 188 miliar dana nasabahnya. Bank besar lain di AS yang sebelumnya ambruk adalah Continental Illinois National Bank & Trust, yang mempunyai aset senilai US$ 40 miliar dan jatuh pada 1984.
(ddn/qom)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:38 WIB
Solusi Tunas Pratama Rights Issue Rp 695 Miliar
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
