Fren Catat Rugi di Semester I
Senin, 06/10/2008 10:22 WIB
(Foto: Istimewa)
Jakarta - PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) membukukan kerugian bersih semester I-2008 sebesar Rp 99,802 miliar, anjlok 325% dibanding posisi semester I 2007 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp 44,353 miliar.
Pada pos pendapatan usaha semester I 2008, FREN masih membukukan sebesar Rp 456,055 miliar, naik 17,39% dari posisi semester I 2007 sebesar Rp 388,470 miliar. Pada pos beban usaha, FREN membukukan angka sebesar Rp 467,990 miliar, naik 41,74% dibanding posisi semester I 2007 sebesar Rp 330,172 miliar.
Akibatnya, pada pos laba usaha perseroan membukukan angka negatif alias merugi sebesar Rp 11,934 miliar, anjlok 120,47% dibanding posisi laba semester I-2007 yang masih membukukan angka positif sebesar Rp 58,298 miliar.
Pada semester I lalu, jumlah beban lain-lain yang diterima perseroan juga minus sebesar Rp 129,857 miliar, naik 316,67% dibanding posisi semester I 2007 sebesar Rp 31,165 miliar.
Peningkatan pos beban lain-lain menyebabkan perseroan membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp 141,857 miliar pada semester I 2008. Padahal pada semester I 2007, perseroan masih membukukan angka positif sebesar Rp 27,133 miliar.
Setelah dikurangi pembukuan pos manfaat (beban) pajak, perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp 99,802 miliar, anjlok 325% dibanding perolehan semester I 2007 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp 44,353 miliar.
(dro/ir)
Pada pos pendapatan usaha semester I 2008, FREN masih membukukan sebesar Rp 456,055 miliar, naik 17,39% dari posisi semester I 2007 sebesar Rp 388,470 miliar. Pada pos beban usaha, FREN membukukan angka sebesar Rp 467,990 miliar, naik 41,74% dibanding posisi semester I 2007 sebesar Rp 330,172 miliar.
Akibatnya, pada pos laba usaha perseroan membukukan angka negatif alias merugi sebesar Rp 11,934 miliar, anjlok 120,47% dibanding posisi laba semester I-2007 yang masih membukukan angka positif sebesar Rp 58,298 miliar.
Pada semester I lalu, jumlah beban lain-lain yang diterima perseroan juga minus sebesar Rp 129,857 miliar, naik 316,67% dibanding posisi semester I 2007 sebesar Rp 31,165 miliar.
Peningkatan pos beban lain-lain menyebabkan perseroan membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp 141,857 miliar pada semester I 2008. Padahal pada semester I 2007, perseroan masih membukukan angka positif sebesar Rp 27,133 miliar.
Setelah dikurangi pembukuan pos manfaat (beban) pajak, perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp 99,802 miliar, anjlok 325% dibanding perolehan semester I 2007 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp 44,353 miliar.
(dro/ir)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
