Anjlok Tajam, Seluruh Saham Grup Bakrie Kena Auto Rejection
Senin, 06/10/2008 16:08 WIB
Foto: Dok detikcom
Jakarta - Sebanyak 6 emiten milik grup Bakrie terkena penghentian perdagangan saham otomatis (auto rejection) lantaran mengalami penurunan lebih dari 30% sepanjang perdagangan hari Senin (6/10/2008).
Transaksi perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada Senin (6/10/2008) dihentikan pada level Rp 2.175, setelah anjlok 32,03% dari posisi penutupan perdagangan Senin (29/9/2008) di level Rp 3.200.
Saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dihentikan pada level Rp 460 setelah anjlok 35,21% dibanding penutupan Senin (29/9/2008) di level Rp 710.
Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) juga bernasib sama, dihentikan pada level Rp 350 setelah anjlok 32,69% dibanding posisi Senin (29/9/2008) di level Rp 520.
Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dihentikan pada level Rp 150 setelah anjlok 36,17% dibanding posisi Senin (29/9/2008) di level Rp 235.
Saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga dihentikan pada level Rp 150 setelah anjlok 40% disbanding posisi Senin (29/9/2008) di level Rp 250.
Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang merupakan induk 5 perusahaan di atas juga dihentikan di level Rp 145 setelah anjlok 40,82% dibanding penutupan Senin (29/9/2008) di level Rp 245.
(dro/qom)
Transaksi perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada Senin (6/10/2008) dihentikan pada level Rp 2.175, setelah anjlok 32,03% dari posisi penutupan perdagangan Senin (29/9/2008) di level Rp 3.200.
Saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dihentikan pada level Rp 460 setelah anjlok 35,21% dibanding penutupan Senin (29/9/2008) di level Rp 710.
Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) juga bernasib sama, dihentikan pada level Rp 350 setelah anjlok 32,69% dibanding posisi Senin (29/9/2008) di level Rp 520.
Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dihentikan pada level Rp 150 setelah anjlok 36,17% dibanding posisi Senin (29/9/2008) di level Rp 235.
Saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga dihentikan pada level Rp 150 setelah anjlok 40% disbanding posisi Senin (29/9/2008) di level Rp 250.
Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang merupakan induk 5 perusahaan di atas juga dihentikan di level Rp 145 setelah anjlok 40,82% dibanding penutupan Senin (29/9/2008) di level Rp 245.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
