detikfinance

Bursa Rusia Masih Ditutup

Dadan Kuswaraharja - detikfinance
Selasa, 07/10/2008 14:15 WIB
Pialang di Moskow (MosNews)
Moskow - Bursa Saham Rusia hingga perdagangan sesi I waktu setempat Selasa (18/9/2008) belum buka. Bursa Rusia ini mulai ditutup pada perdagangan hari Senin setelah mengalami kejatuhan terdalam akibat imbas dari krisis keuangan global.

Bursa Rusia pada perdagangan Senin sempat ambruk hingga 11 persen, takut bursanya lebih jatuh, otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan bursa pada Senin 6 Oktober kemarin hingga Selasa pagi waktu setempat.

"Perdagangan belum dimulai lagi, perdagangan saham masih dilarang oleh Federal Service for Financial Markets," ujar juru bicara Bursa Saham yang transaksinya memakai denominasi dolar (RTS) kepada AFP, Selasa (7/10/2008).

Namun perdagangan saham akan kembali dimulai pada perdagangan sesi kedua mulai pukul 13.00 waktu setempat.

Tidak hanya bursa yang bernominasi dolar AS, bursa saham Rusia yang menggunakan mata uang rubel juga masih ikut tutup.

Sementara itu dari Manila, mantan pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF) Michael Camdessus mengatakan resesi global masih bisa dihindari dengan adanya rencana yang terkoordinasi untuk memulihkan kepercayaan pasar yang hancur karena krisis subprime mortgage.

Camdessus yang menangani IMF ketika Asia dilanda krisis pada tahun 1997-1998 ini mengatakan berkat pertumbuhan di Asia, ekonomi dunia masih bisa tumbuh lagi pada tahun depan sekitar 3 persen.

"Ini berarti dunia, harus berterima kasih kepada kedinamisan Asia, akan terhindar dari resesi, namun perlambatan ekonomi memang tidak akan terhindari," ujarnya.

(ddn/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.