detikfinance

Pemerintah Setuju Bursa Saham Disuspensi

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Rabu, 08/10/2008 14:03 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta - Langkah Bursa Efek Indonesia menghentikan perdagangan saham pada sesi I hari ini dinilai sangat tepat oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sofyan Djalil yang juga menjabat menkeu ad interim.

Sofyan menilai penghentian tersebut dapat menghindari kejatuhan dan meredam kepanikan para pelaku pasar.

"Jadi tidak ada masalah, karena dengan dihentikan membuat orang berpikir," katanya di Gedung Garuda, Jakarta, Rabu (8/10/2008).

Ia melanjutkan, langkah itu dilakukan atas pertimbangan pasar dan terlebih dahulu dikonsultasikan dengan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Ia juga menambahkan, dalam standar operasional BEI penghentian bisa dilakukan kalau indeks sudah merosot mencapai 10 persen.

Menurutnya kepanikan yang terjadi di pasar saham Indonesia sudah berlebihan dan tidak wajar. Pasalnya, di pasar saham lain di luar negeri, penurunan hanya sekitar 2 hingga 4 persen.

Maka dari itu, Ia berharap keputusan BEI akan mampu menghilangkan kepanikan yang luar biasa. "Karena turunnya sudah tidak wajar," ujarnya.

Hari ini, BEI menghentikan seluruh transaksi saham pada jam 11.08 JATS atau sesi I perdagangan. Penyebabnya, penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) telah mencapai 10,38 persen atau 168,052 poin ke level 1.451,669. Penurunan ini merupakan penurunan terendah sejak September 2006.

(ang/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.