BI Harap Suspensi Bursa Jangan Lama-lama
Rabu, 08/10/2008 17:29 WIB
Foto: Alih-detikFinance
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berharap penutupan bursa hanya berlaku untuk sementara. BI mendukung langkah otoritas bursa yang meghentikan perdagangan bursa.
Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom dalam jumpa pers mendadak di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
"Kita harap suspensi ini berlaku sementara, sebab kalau sementara itu untuk memberikan waktu pada para pelaku untuk berpikir," ujarnya.
Menurut Miranda, suspensi saham adalah hal yang biasa. "Saat ini di Moscow juga disuspen, karena dia drop 14 persen," ujarnya.
Dengan demikian suspensi IHSG bukanlah sesuatu yang aneh. Suspensi bisa membantu menenangkan pasar untuk mencari keseimbangan harga baru secara tenang.
"Jadi ini bukan sesuatu yang odd atau aneh, ini lumrah apabila aturan mengatakan demikian, sebab dalam 3 hari (senin) pasar saham itu turun 20 persen," ujarnya.
BI selalu berkoordinasi dengan Bapepam, Depkeu, dan BEI untuk stabilisasi pasar. "Dan kami sangat memahami suspensi yang dilakukan BEI hari ini, karena kondisi pasar dimana dalam setengah jam saja, karena volumenya yang agak kecil dalam setengah jam itu turun 6 persen, dan setengah jam lagi sudah turun 10 persen," ujarnya.
Pemerintah dan BI tidak boleh membiarkan mekanisme pasar mengatur harga saham dengan tidak wajar di tengah situasi pasar seperti ini.
Pelemahan bursa di Indonesia terjadi karena pengaruh dari pasar keuangan global. "Jadi kita lihat ke kiri ke kanan semua turun, minimal 4 persen, beberapa jam lalu bursa Inggris dibuka dan Perancis itu juga turun 4 persen, jadi ini masalah global yang harus kita hadapi demi kepentingan begitu banyak pihak," ujarnya.
(ddn/ir)
Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom dalam jumpa pers mendadak di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
"Kita harap suspensi ini berlaku sementara, sebab kalau sementara itu untuk memberikan waktu pada para pelaku untuk berpikir," ujarnya.
Menurut Miranda, suspensi saham adalah hal yang biasa. "Saat ini di Moscow juga disuspen, karena dia drop 14 persen," ujarnya.
Dengan demikian suspensi IHSG bukanlah sesuatu yang aneh. Suspensi bisa membantu menenangkan pasar untuk mencari keseimbangan harga baru secara tenang.
"Jadi ini bukan sesuatu yang odd atau aneh, ini lumrah apabila aturan mengatakan demikian, sebab dalam 3 hari (senin) pasar saham itu turun 20 persen," ujarnya.
BI selalu berkoordinasi dengan Bapepam, Depkeu, dan BEI untuk stabilisasi pasar. "Dan kami sangat memahami suspensi yang dilakukan BEI hari ini, karena kondisi pasar dimana dalam setengah jam saja, karena volumenya yang agak kecil dalam setengah jam itu turun 6 persen, dan setengah jam lagi sudah turun 10 persen," ujarnya.
Pemerintah dan BI tidak boleh membiarkan mekanisme pasar mengatur harga saham dengan tidak wajar di tengah situasi pasar seperti ini.
Pelemahan bursa di Indonesia terjadi karena pengaruh dari pasar keuangan global. "Jadi kita lihat ke kiri ke kanan semua turun, minimal 4 persen, beberapa jam lalu bursa Inggris dibuka dan Perancis itu juga turun 4 persen, jadi ini masalah global yang harus kita hadapi demi kepentingan begitu banyak pihak," ujarnya.
(ddn/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
