ASEAN Yakin Selamat dari Badai Krisis Global
Rabu, 08/10/2008 18:08 WIB
Foto: Reuters
Dubai - Menkeu-menkeu di ASEAN menyatakan situasi perekonomian ASEAN masih kuat dan masih bisa bertahan di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian saat ini.
"Kami mengungkapkan keyakinan kami terhadap ekonomi anggota ASEAN dan kemampuan mereka untuk mengatasi kesulitan dalam pasar keuangan global," demikian pernyataan resmi 10 negara ASEAN.
Seperti dikutip AFP, Rabu (8/10/2008), menteri keuangan ASEAN kini tengah bertemu di Dubai, Uni Emirat Arab dalam forum ASEAN Finance Minister Meeting.
Pertemuan itu dihadapi dengan melemahnya bursa-bursa di kawasan ASEAN. Karena adanya transaksi yang tidak rasional, bursa IHSG terpaksa disuspensi otoritas bursa.
Sedangkan bursa Singapura turun tajam lebih dari 6 persen, begitu pula bursa Thailand yang turun lebih dari 8 persen.
Menkeu ASEAN dalam pernyataannya mengatakan, negara masing-masing sudah belajar dari krisis 10 tahun lalu dan sudah melakukan reformasi di berbagai bidang sehingga fundamental ekonomi masih bisa terjaga.
"Kapitalisasi yang kuat di institusi keuangan dan perbankan di kawasan ASEAN, ditambah pula dengan rendahnya rasio pinjaman terhadap aset di pembiayaan mortgage dan terbatasnya eksposure terhadap subprime mortgage membuktikan hal itu," ujar pernyataan itu.
(ddn/ir)
"Kami mengungkapkan keyakinan kami terhadap ekonomi anggota ASEAN dan kemampuan mereka untuk mengatasi kesulitan dalam pasar keuangan global," demikian pernyataan resmi 10 negara ASEAN.
Seperti dikutip AFP, Rabu (8/10/2008), menteri keuangan ASEAN kini tengah bertemu di Dubai, Uni Emirat Arab dalam forum ASEAN Finance Minister Meeting.
Pertemuan itu dihadapi dengan melemahnya bursa-bursa di kawasan ASEAN. Karena adanya transaksi yang tidak rasional, bursa IHSG terpaksa disuspensi otoritas bursa.
Sedangkan bursa Singapura turun tajam lebih dari 6 persen, begitu pula bursa Thailand yang turun lebih dari 8 persen.
Menkeu ASEAN dalam pernyataannya mengatakan, negara masing-masing sudah belajar dari krisis 10 tahun lalu dan sudah melakukan reformasi di berbagai bidang sehingga fundamental ekonomi masih bisa terjaga.
"Kapitalisasi yang kuat di institusi keuangan dan perbankan di kawasan ASEAN, ditambah pula dengan rendahnya rasio pinjaman terhadap aset di pembiayaan mortgage dan terbatasnya eksposure terhadap subprime mortgage membuktikan hal itu," ujar pernyataan itu.
(ddn/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 14:27 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Hanya Ditemui oleh 4 Anggota DPR
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
