Bunga KUR Jangan Dinaikkan
Jumat, 10/10/2008 18:09 WIB
Usaha Kecil (Alih)
Jakarta - Pemerintah meminta suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) tetap dipertahankan sebesar 16% meskipun patokan suku bunga Bank Indonesi (BI rate) saat ini sudah mencapai 9,5%.
Penahanan tingkat suku bunga ini diharapkan bisa tetap memperlonggarkan akses kredit bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di tengah mengetatnya likuiditas keuangan saat ini.
"Saya ajukan tidak terjadi perubahan bunga karena belum semuanya dipakai maksimal, tapi ada salah satu pimpinan bank mengatakan bunga deposito sudah sebesar 15%," kata Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (10/10/2008).
Meskipun saat ini bunga KUR maksimum 16%, dikatakan Suryadharma selama ini kalangan perbankan masih mengenakan bunga yang variatif ada yang 13%, 14% dan 15%.
Diakuinya untuk bisa mengubah besaran suku bunga KUR ditentukan oleh komite kebijakan KUR, yang prosentasenya tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah, perbankan dan lembaga penjamin.
Menanggapi target KUR yang di pangkas hanya menjadi Rp 12 triliun pada tahun ini dari target semula Rp 14 triliun, ia enggan berkomentar banyak.
Survey Efektifitas KUR
Dalam rangka mengetahui efektifitas program KUR, Kementerian Negara Koperasi dan UKM akan melakukan survei terhadap dana yang telah dikucurkan apakah efektif menggerakan perekonomian masyarakat.
"Lewat survey ini kita ingin tahu apakah memungkinkan meningkatkan lapangan pekerjaan dari KUR," jelasnya.
(hen/ddn)
Penahanan tingkat suku bunga ini diharapkan bisa tetap memperlonggarkan akses kredit bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di tengah mengetatnya likuiditas keuangan saat ini.
"Saya ajukan tidak terjadi perubahan bunga karena belum semuanya dipakai maksimal, tapi ada salah satu pimpinan bank mengatakan bunga deposito sudah sebesar 15%," kata Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (10/10/2008).
Meskipun saat ini bunga KUR maksimum 16%, dikatakan Suryadharma selama ini kalangan perbankan masih mengenakan bunga yang variatif ada yang 13%, 14% dan 15%.
Diakuinya untuk bisa mengubah besaran suku bunga KUR ditentukan oleh komite kebijakan KUR, yang prosentasenya tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah, perbankan dan lembaga penjamin.
Menanggapi target KUR yang di pangkas hanya menjadi Rp 12 triliun pada tahun ini dari target semula Rp 14 triliun, ia enggan berkomentar banyak.
Survey Efektifitas KUR
Dalam rangka mengetahui efektifitas program KUR, Kementerian Negara Koperasi dan UKM akan melakukan survei terhadap dana yang telah dikucurkan apakah efektif menggerakan perekonomian masyarakat.
"Lewat survey ini kita ingin tahu apakah memungkinkan meningkatkan lapangan pekerjaan dari KUR," jelasnya.
(hen/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:32 WIB
Ketua Kadin: Masyarakat Lebih Banyak Makan Apel Impor
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 16:15 WIB
Tolak Peraturan Jero Wacik, Pekerja Tambang Curhat Soal Perceraian
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
