detikfinance

Si Bangkrut Lehman Sebarkan Kerusakan US$ 300 Miliar

Nurul Qomariyah - detikfinance
Selasa, 14/10/2008 06:20 WIB
Foto: Reuters
Berlin - Kebangkrutan bank investasi raksasa legendaris AS, Lehman Brothers menimbulkan kerugian yang luas. Di luar AS, kerusakan yang ditimbulkan akibat kebangkrutan Lehman diperkirakan mencapai US$ 300 miliar.

Demikian disampaikan Presiden Federal Financial Supervisory Authority Jerman, Jochen Sanio dalam sebuah konferensi perbankan inernasional seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/10/2008).

"Kami masih terpukul oleh senjata Lehman. Ini telah menyebabkan kerusakan hingga US$ 300 miliar diluar AS," ujarnya.

Lehman Brothers pada 15 September lalu akhirnya mendaftarkan kebangkrutan setelah gagal mendapatkan suntikan modal. Sehari setelah kebangkrutan Lehman, pemerintah AS secara kontras mengumumkan rencana penyelamatan untuk AIG.

Banyak orang mempertanyakan kenapa pemerintah AS membiarkan Lehman bangkrut, sementara AIG justru diselamatkan melalui gelontoran US$ 85 miliar. Pemerintah AS sendiri sudah menegaskan, penyelamatan AIG penting untuk mencegah kerusakan sistemik.

Setelah kebangkrutannya, Lehman Brothers dikabarkan menolak permintaan kreditor untuk mengungkapkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan investasi bank tersebut, sesaat sebelum mendaftarkan kebangkrutan. Lehman beralasan, permintaan itu tidak selayaknya dan menindas.

Para kreditor, termasuk Harbinger Capital Master Fund dan Wells Fargo & Co meminta izin dari Pengadilan Niaga AS di Distrik Selatan New York telah meminta izin untuk pengungkapan dokumen dengan alasan tidak ada keterbukaan tentang bagaimana distribusi cash sebelum pendaftaran kebangkrutan.




(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.