Indeks Dow Jones Cetak Rebound Terbesar dalam 75 Tahun
Selasa, 14/10/2008 06:39 WIB
Foto: AFP
New-York - Upaya penyelamatan massal krisis finansial memunculkan harapan baru bahwa krisis akan segera tertangani. Wall Street menguat, bahkan indeks Dow Jones mencetak rebound terbesar dalam 75 tahun terakhir.
Saham-saham di bursa AS itu mencatat reboung lebih dari 11 persen dalam sebuah rally cepat, terutama dalam setengah jam terakhir. Investor terpacu lagi untuk mengumpulkan saham setelah sejumlah negara didunia mengumumkan rencana penyelamatan finansial massal yang bernilai ratusan miliar dolar AS.
Pada perdagangan Senin (13/10/2008), indeks Dow Jones ditutup menguat tajam hingga 936,42 poin (11,08%) ke level 9.387,61, sekaligus memecahkan kemelorotan tajam dalam 8 hari terakhir perdagangan.
Ini adalah kenaikan terbesar dari Dow Jones sejak tahun 1933, seusai hari buruk 'Great Depression'.
Indeks teknologi Nasdaq juga menguat hingga 194,74 poin (11,81%) ke level 1.844,25 dan Standard & Poor's 500 menguat 104,11 poin (11,58%) ke level 1.003,35. Kenaikan S&P merupakan yang terbesar sejak 69 tahun terakhir.
Wall Street sudah menunjukkan tanda-tanda penguatan sejak awal, mengikuti penguatan yang sudah dicetak bursa Asia, Eropa dan bursa dunia lainnya. Investor kini sudah mulai lega bahwa para pemimpin dunia siap untuk menyelamatkan institusi finansialnya.
"Pesan utama dari pertemuan pekan lalu adalah pemerintah di seluruh dunia sepertinya menghadapi peliknya krisis finansial sekarang dan selanjutnya mengambil langkah ekstrim untuk memperbaiki berbagai hal," kata Patrick 'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/10/2008).
"Untuk sekarang, segala sesuatunya bergerak ke arah yang benar, baik pasar kredit maupun pasar saham bergerak maju," tambahnya.
Saham-saham di bursa lain pada awal perdagangan hari ini langsung ikut menguat. Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia menguat 242,4 poin ke level 4.423,1. Demikian pula NZX-50 di Bursa Selandia Baru naik 190,71 poin ke level 2.973,10.
(qom/qom)
Saham-saham di bursa AS itu mencatat reboung lebih dari 11 persen dalam sebuah rally cepat, terutama dalam setengah jam terakhir. Investor terpacu lagi untuk mengumpulkan saham setelah sejumlah negara didunia mengumumkan rencana penyelamatan finansial massal yang bernilai ratusan miliar dolar AS.
Pada perdagangan Senin (13/10/2008), indeks Dow Jones ditutup menguat tajam hingga 936,42 poin (11,08%) ke level 9.387,61, sekaligus memecahkan kemelorotan tajam dalam 8 hari terakhir perdagangan.
Ini adalah kenaikan terbesar dari Dow Jones sejak tahun 1933, seusai hari buruk 'Great Depression'.
Indeks teknologi Nasdaq juga menguat hingga 194,74 poin (11,81%) ke level 1.844,25 dan Standard & Poor's 500 menguat 104,11 poin (11,58%) ke level 1.003,35. Kenaikan S&P merupakan yang terbesar sejak 69 tahun terakhir.
Wall Street sudah menunjukkan tanda-tanda penguatan sejak awal, mengikuti penguatan yang sudah dicetak bursa Asia, Eropa dan bursa dunia lainnya. Investor kini sudah mulai lega bahwa para pemimpin dunia siap untuk menyelamatkan institusi finansialnya.
"Pesan utama dari pertemuan pekan lalu adalah pemerintah di seluruh dunia sepertinya menghadapi peliknya krisis finansial sekarang dan selanjutnya mengambil langkah ekstrim untuk memperbaiki berbagai hal," kata Patrick 'Hare, analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/10/2008).
"Untuk sekarang, segala sesuatunya bergerak ke arah yang benar, baik pasar kredit maupun pasar saham bergerak maju," tambahnya.
Saham-saham di bursa lain pada awal perdagangan hari ini langsung ikut menguat. Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia menguat 242,4 poin ke level 4.423,1. Demikian pula NZX-50 di Bursa Selandia Baru naik 190,71 poin ke level 2.973,10.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:34 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:32 WIB
Ketua Kadin: Masyarakat Lebih Banyak Makan Apel Impor
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
Kamis, 24/05/2012 14:38 WIB
Rugi Rp 330 Miliar Gara-gara Saham Facebook, Broker Minta Ganti Rugi
-
Kamis, 24/05/2012 15:58 WIB
Akhirnya, Gas dari Papua Bisa Dinikmati Dalam Negeri
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
