detikfinance

Multifinance Mengerem Pemberian Kredit Hingga 20%

Suhendra - detikfinance
Selasa, 14/10/2008 10:53 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - Ketatnya likuiditas perbankan saat ini menyebabkan kalangan perusahaan pembiayaan atau multifinance ikut melakukan pengetatan kredit hingga 3 bulan ke depan.

Maklum selama ini hampir sebagian besar perusahaan pembiayaan terafiliasi langsung dengan sektor perbankan sebagai sumber pendanaan.
 
Pengetatan kredit itu diperkirakan akan lebih rendah 10% sampai 20% dari total pembiayaan bulanan. Khususnya untuk kredit-kredit barang konsumsi seperti mobil, motor, barang elektronik dan lainnya.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia saat dihubungi detikFinance, Selasa (14/10/2008).

"Pengetatan dari bank sudah terjadi pada bulan ini, selama tiga bulan akan terjadi pengetatan, sehingga akan ada penurunan pembiayaan 10% sampai 20%," ujar Wiwie

Menurutnya kalau terjadi pengetatan dari perbankan maka efeknya akan menjalar ke perusahaan-perusahaan pembiayaan. Namun untuk multifinance yang pinjamanannya sudah disetujui oleh bank pada periode sebelumnya tidak akan masalah.

"Perusahan pembiayaan besar masih oke, karena bisa cari sumber lain dari di luar bank. Tetapi hal ini tidak boleh berlangsung lama, tahun depan harus diperlonggar lagi," pintanya.

Dikatakan Wiwie, selama ini rata-rata dana yang digelontorkan per bulannya oleh perusahaan pembiayaan  bisa mencapai Rp 7 triliun hingga Rp 10 triliun untuk kredit motor, mobil, elektronik dan sebagainya.

Dengan kondisi pengetatan keuangan dipastikan pembiayaan kredit akan melorot tajam.

(hen/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.