Data NPWP di Situs Pajak Bisa Ketahuan
Kamis, 16/10/2008 14:30 WIB
Foto: Wicak-detikcom
Jakarta - Data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) menjadi salah satu nomor identitas penting bagi warga negara Indonesia. Tapi, sebuah celah di aplikasi situs pajak membuat data itu tak aman.
Celah pada aplikasi tersebut diungkapkan oleh Ray Abduh, penggiat dunia maya yang pernah menemukan celah pada aplikasi KlikBCA. Kepada detikFinance, Kamis (16/10/2008), Abduh mengungkapkan adanya kelemahan di aplikasi Pajak tersebut.
Kelemahan yang dimaksud berada pada salah satu aplikasi online terkait NPWP yang tautannya tersedia di situs Pajak.go.id. Seperti didemonstrasikan oleh Abduh, celah itu memungkinkan pihak manapun untuk melihat data-data registrasi wajib pajak. Ini termasuk nomor telepon, nomor Kartu Tanda Penduduk, alamat lengkap hingga jenis usaha wajib pajak.
Selain itu, NPWP seseorang juga bisa diketahui karena celah itu memungkinkan tampilnya Surat Keterangan Terdaftar seorang wajib pajak ketika mendaftar ke Kantor Pajak untuk memiliki NPWP.
Abduh mengatakan, problem ini cukup berbahaya karena celahnya terbuka untuk umum. "Kita lihat, itu kan nggak pakai login dulu kan? Nggak ada validasi session atau cookies," ujarnya.
Bahkan dikhawatirkan celah ini bisa menerobos hingga ke database pajak pusat. "Bisa kroscek ke mereka, bahwa data yang di registrasi lewat internet sama dengan yang di-input manual oleh staf pajak. Database-nya sama," Abduh menambahkan.
Abduh mengaku sudah menghubungi salah seorang staf di Direktorat Jenderal Pajak. Namun sambutannya, menurut Abduh, kurang menggembirakan.
Padahal, lanjut Abduh, ia juga mendemonstrasikan kalau aplikasi tersebut memiliki celah yang memungkinkan pihak ketiga untuk mengubah data yang ada. "Saya sudah tunjukkan (ke staf Pajak-red) bahwa saya juga bisa update bukan cuma melihat," ujar Abduh.
Petugas di staf e-registration NPWP pajak yang dihubungi detikFinance mengaku tengah mengkaji kebenaran adanya celah tersebut. Menurutnya tidak mungkin sistem e-registration pajak bisa dibobol begitu saja.
(wsh/ddn)
Celah pada aplikasi tersebut diungkapkan oleh Ray Abduh, penggiat dunia maya yang pernah menemukan celah pada aplikasi KlikBCA. Kepada detikFinance, Kamis (16/10/2008), Abduh mengungkapkan adanya kelemahan di aplikasi Pajak tersebut.
Kelemahan yang dimaksud berada pada salah satu aplikasi online terkait NPWP yang tautannya tersedia di situs Pajak.go.id. Seperti didemonstrasikan oleh Abduh, celah itu memungkinkan pihak manapun untuk melihat data-data registrasi wajib pajak. Ini termasuk nomor telepon, nomor Kartu Tanda Penduduk, alamat lengkap hingga jenis usaha wajib pajak.
Selain itu, NPWP seseorang juga bisa diketahui karena celah itu memungkinkan tampilnya Surat Keterangan Terdaftar seorang wajib pajak ketika mendaftar ke Kantor Pajak untuk memiliki NPWP.
Abduh mengatakan, problem ini cukup berbahaya karena celahnya terbuka untuk umum. "Kita lihat, itu kan nggak pakai login dulu kan? Nggak ada validasi session atau cookies," ujarnya.
Bahkan dikhawatirkan celah ini bisa menerobos hingga ke database pajak pusat. "Bisa kroscek ke mereka, bahwa data yang di registrasi lewat internet sama dengan yang di-input manual oleh staf pajak. Database-nya sama," Abduh menambahkan.
Abduh mengaku sudah menghubungi salah seorang staf di Direktorat Jenderal Pajak. Namun sambutannya, menurut Abduh, kurang menggembirakan.
Padahal, lanjut Abduh, ia juga mendemonstrasikan kalau aplikasi tersebut memiliki celah yang memungkinkan pihak ketiga untuk mengubah data yang ada. "Saya sudah tunjukkan (ke staf Pajak-red) bahwa saya juga bisa update bukan cuma melihat," ujar Abduh.
Petugas di staf e-registration NPWP pajak yang dihubungi detikFinance mengaku tengah mengkaji kebenaran adanya celah tersebut. Menurutnya tidak mungkin sistem e-registration pajak bisa dibobol begitu saja.
(wsh/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:47 WIB
SBY Minta Hemat Listrik, PNS Jangan Main 'Game' Saat Lembur
-
Kamis, 24/05/2012 17:34 WIB
Lebih Cepat, Kini Urus Sertifikat Halal Bisa Secara Online
-
Kamis, 24/05/2012 17:32 WIB
Ketua Kadin: Masyarakat Lebih Banyak Makan Apel Impor
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:15 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
Kamis, 24/05/2012 17:03 WIB
8 IPO Perusahaan Teknologi yang Gagal
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
Kamis, 24/05/2012 15:35 WIB
Pekerja Tambang 'Panas' Aturan Jero Wacik Timbulkan Ancaman PHK
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
