IHSG Terguling 92 Poin ke 1.244
Jumat, 24/10/2008 16:24 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terguling ke zona terendahnya dalam dua tahun terakhir karena kecemasan yang memuncak di pasar saham Asia. Penurunan IHSG tidak berlanjut karena hampir semua saham unggulan diselamatkan auto rejection batas bawah.
Pasar saham Asia terkena sentimen kecemasan bakal terseret krisis di AS dan Eropa. Ekonomi Asia terutama eskpor yang dinilai sangat bergantung pada AS dan Eropa akan ikut melambat karena krisis global ini.
Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan Jumat (24/10/2008) IHSG anjlok 92,390 poin (6,91%) menjadi 1.244,864. Posisi terendah sejak Juni 2006.
IHSG mengikuti pelemahan bursa saham Asia yang ambruk seperti Hang Seng turun 8,3%, KOSPI turun 10,33%, Nikkei turun 9,6%, Shanghai turun 1,92%, STI Singapura turun 8,73% dan Taiwan turun 3,19%.
Indeks LQ-45 turun 20,943 poin (8,2%) menjadi 234,533 dan Jakarta Islamic index (JII) turun 16,513 poin (7,85%) menjadi 193,951.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 32.979 kali, dengan volume 2,686 miliar unit saham, senilai Rp 1,514 triliun. Sebanyak 16 saham naik, 169 saham turun dan 29 saham stagnan.
Saham-saham yang merosot harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 650 menjadi Rp 5.900, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.000 menjadi Rp 9.000, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 140 menjadi Rp 1.350, Bank Internasional Indonesia (BNII) turun Rp 20 menjadi Rp 450 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 9.40.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Mitra Rajasa (MIRA) naik Rp 30 menjadi Rp 700, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 10 menjadi Rp 700 dan Bank Niaga (BNGA) naik Rp 5 menjadi Rp 435.
Saham-saham yang terkena auto rejection diantaranya Astra International Tbk (ASII) anjlok 10% atau turun Rp 1.000 ke posisi Rp 9.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) anjlok 10% atau turun Rp 900 ke posisi Rp 8.100, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) anjlok 9,9% atau turun Rp 650 ke posisi Rp 5.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) anjlok 9,6% atau turun Rp 600 ke posisi Rp 5.650.
Kemudian, PT Indosat Tbk (ISAT) anjlok 9,9% atau turun Rp 500 ke posisi Rp 4.550, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) anjlok 9,8% atau turun Rp 500 ke posisi Rp4.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) anjlok 9,5% atau turun Rp 425 ke posisi Rp 4.050, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) anjlok 9,8% atau anjlok Rp 350 ke posisi Rp 3.225.
Buy back saham BUMN yang diharapkan bisa menahan kejatuhan bursa ternyata belum banyak menolong. Direktur BEI Guntur Pasaribu menilai, kondisi pasar memang tidak dapat diprediksi karena dipengaruhi sentimen negatif di bursa global dan regional. Sehingga aksi buy back yang diserukan Meneg BUMN tidak menjamin naiknya indeks.
"Di Amerika Serikat (AS) saja sudah disiapkan skenario dana talangan (bailout), namun Dow Jones tetap saja terkoreksi," katanya.
(ir/qom)
Pasar saham Asia terkena sentimen kecemasan bakal terseret krisis di AS dan Eropa. Ekonomi Asia terutama eskpor yang dinilai sangat bergantung pada AS dan Eropa akan ikut melambat karena krisis global ini.
Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan Jumat (24/10/2008) IHSG anjlok 92,390 poin (6,91%) menjadi 1.244,864. Posisi terendah sejak Juni 2006.
IHSG mengikuti pelemahan bursa saham Asia yang ambruk seperti Hang Seng turun 8,3%, KOSPI turun 10,33%, Nikkei turun 9,6%, Shanghai turun 1,92%, STI Singapura turun 8,73% dan Taiwan turun 3,19%.
Indeks LQ-45 turun 20,943 poin (8,2%) menjadi 234,533 dan Jakarta Islamic index (JII) turun 16,513 poin (7,85%) menjadi 193,951.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 32.979 kali, dengan volume 2,686 miliar unit saham, senilai Rp 1,514 triliun. Sebanyak 16 saham naik, 169 saham turun dan 29 saham stagnan.
Saham-saham yang merosot harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 650 menjadi Rp 5.900, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.000 menjadi Rp 9.000, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 140 menjadi Rp 1.350, Bank Internasional Indonesia (BNII) turun Rp 20 menjadi Rp 450 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 9.40.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Mitra Rajasa (MIRA) naik Rp 30 menjadi Rp 700, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 10 menjadi Rp 700 dan Bank Niaga (BNGA) naik Rp 5 menjadi Rp 435.
Saham-saham yang terkena auto rejection diantaranya Astra International Tbk (ASII) anjlok 10% atau turun Rp 1.000 ke posisi Rp 9.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) anjlok 10% atau turun Rp 900 ke posisi Rp 8.100, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) anjlok 9,9% atau turun Rp 650 ke posisi Rp 5.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) anjlok 9,6% atau turun Rp 600 ke posisi Rp 5.650.
Kemudian, PT Indosat Tbk (ISAT) anjlok 9,9% atau turun Rp 500 ke posisi Rp 4.550, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) anjlok 9,8% atau turun Rp 500 ke posisi Rp4.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) anjlok 9,5% atau turun Rp 425 ke posisi Rp 4.050, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) anjlok 9,8% atau anjlok Rp 350 ke posisi Rp 3.225.
Buy back saham BUMN yang diharapkan bisa menahan kejatuhan bursa ternyata belum banyak menolong. Direktur BEI Guntur Pasaribu menilai, kondisi pasar memang tidak dapat diprediksi karena dipengaruhi sentimen negatif di bursa global dan regional. Sehingga aksi buy back yang diserukan Meneg BUMN tidak menjamin naiknya indeks.
"Di Amerika Serikat (AS) saja sudah disiapkan skenario dana talangan (bailout), namun Dow Jones tetap saja terkoreksi," katanya.
(ir/qom)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:04 WIB
PNS Tak Habis Akal 'Bobol' Anggaran Perjalanan Dinas
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
32 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
