Rupiah Makin Jeblok ke 10.300/US$
Senin, 27/10/2008 09:34 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Nilai tukar rupiah di perdagangan valas pukul 09.30 WIB menembus level Rp 10.300 atau melemah Rp 295. Nilai tukar rupiah jatuh karena sentimen global yang masih negatif karena pelemahan ekonomi.
"Dolar dibanding mata global cenderung menguat, kalau dilihat sepintas lalu aktivitas bursa memang negatif," ujar pengamat pasar uang Toni Mariano ketika dihubungi detikFinance, Senin (27/10/2008).
Menurut Toni, ini terjadi karena aktifitas di Wall Street melemah, pelaku pasar memandang pesimistis dengan keadaan pasar dan mencoba kembali masuk ke pasar uang di AS sehingga akhirnya membuang rupiah.
Pelemahan rupiah terjadi mulai Jumat 24 Oktober lalu, rupiah akhirnya menembus level keramat Rp 10.005 per dolar AS. Untuk menahan pelemahan rupiah tidak ada cara lain kecuali intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia.
Faktor pelemahan murni dari luar karena dari dalam negeri relatif tidak ada isu negatif yang bisa mempengaruhi pelemahan rupiah.
"Tahun depan kondisinya akan sulit karena ekonomi yang mengalami pelemahan akan menurunkan ekspor akibat kurangnya permintaan," ujarnya.
(ddn/ir)
"Dolar dibanding mata global cenderung menguat, kalau dilihat sepintas lalu aktivitas bursa memang negatif," ujar pengamat pasar uang Toni Mariano ketika dihubungi detikFinance, Senin (27/10/2008).
Menurut Toni, ini terjadi karena aktifitas di Wall Street melemah, pelaku pasar memandang pesimistis dengan keadaan pasar dan mencoba kembali masuk ke pasar uang di AS sehingga akhirnya membuang rupiah.
Pelemahan rupiah terjadi mulai Jumat 24 Oktober lalu, rupiah akhirnya menembus level keramat Rp 10.005 per dolar AS. Untuk menahan pelemahan rupiah tidak ada cara lain kecuali intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia.
Faktor pelemahan murni dari luar karena dari dalam negeri relatif tidak ada isu negatif yang bisa mempengaruhi pelemahan rupiah.
"Tahun depan kondisinya akan sulit karena ekonomi yang mengalami pelemahan akan menurunkan ekspor akibat kurangnya permintaan," ujarnya.
(ddn/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
33 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
