Ekonomi RI 2008 vs 1998
Selasa, 28/10/2008 10:26 WIB
Grafik Volatilitas Rupiah (BI)
Jakarta - Nilai tukar rupiah terus melemah dan sudah menembus 11.700 per dolar AS, jauh di atas asumsi APBNP 2008 yang sebesar 9.500 per dolar AS. Pergerakan rupiah yang sedemikian cepat membuat kita mau tak mau menoleh ke masa krisis moneter tahun 1998 silam.
Tentu saja, jika dibandingkan dengan kondisi tahun 1998 silam, kondisinya sudah jauh berubah. Perekonomian Indonesia, tentu saja sudah jauh lebih kuat dibandingkan 10 tahun silam.
Berikut perbandingan data perekonomian di tahun 1998 dan tahun 2008, seperti dikutip detikFinance dari hasil riset Optima Securities, Selasa (28/10/2008).
Tahun 1998:
Tahun 2008
Dalam data tersebut, inflasi selama Januari hingga September 2008 jauh lebih rendah dari tahun 2007 yang mencapai 77,6%.
Sementara perekonomian masih bisa tumbuh di kisaran 6,3% dengan cadangan devisa mencapai US$ 56 miliar yang cukup memenuhi kebutuhan 3 bulan kali impor.
Ekspor dan impor masih positif dengan masing-masing mencatat tumbuh 30% dan 45% dibandinkan sepuluh tahun lalu yang mengalami pertumbuhan negatif.
(qom/ir)
Tentu saja, jika dibandingkan dengan kondisi tahun 1998 silam, kondisinya sudah jauh berubah. Perekonomian Indonesia, tentu saja sudah jauh lebih kuat dibandingkan 10 tahun silam.
Berikut perbandingan data perekonomian di tahun 1998 dan tahun 2008, seperti dikutip detikFinance dari hasil riset Optima Securities, Selasa (28/10/2008).
Tahun 1998:
- Inflasi 77,60%
- PDB -13,13%
- Deposito 3 Bulan 40%
- Cadangan Devisa US$ 22 miliar
- Ekspor -13%
- Impor -30%
Tahun 2008
- Inflasi 12%
- PDB 6,30%
- Deposito 3 Bulan 10%
- Cadangan Devisa US$ 56 Miliar
- Ekspor 30%
- Impor 45%.
Dalam data tersebut, inflasi selama Januari hingga September 2008 jauh lebih rendah dari tahun 2007 yang mencapai 77,6%.
Sementara perekonomian masih bisa tumbuh di kisaran 6,3% dengan cadangan devisa mencapai US$ 56 miliar yang cukup memenuhi kebutuhan 3 bulan kali impor.
Ekspor dan impor masih positif dengan masing-masing mencatat tumbuh 30% dan 45% dibandinkan sepuluh tahun lalu yang mengalami pertumbuhan negatif.
(qom/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
33 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
