detikfinance

Review IHSG: Melemah 5 Hari Berturut-turut

Nurul Qomariyah - detikfinance
Selasa, 28/10/2008 17:03 WIB
Jakarta - IHSG ditutup masih menguat turun tajam ditengah rebound bursa-bursa regional. Namun transaksi perdagangan sangat besar karena adanya crossing saham Bank Lippo dan Bank Niaga.

Selasa (28/10/2008) IHSG masih juga turun 55,019 poin (4,72%) ke posisi 1.111,390. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi cukup tinggi sebanyak 55.497 kali, dengan volume 10,521 miliar unit saham, senilai Rp 17,720 triliun.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

Lima hari berturut-turut indeks ditutup melemah ke level 1.111,390 (-4,71%) dengan nilai transaksi mencapai Rp 17,7 trilliun. Besarnya nilai transaksi hari ini disebabkan adanya pemindahan kepemilikan (Tutup sendiri) saham LPBN dan BNGA yang mencapai Rp 15 trilliun oleh CIMB.

Semua sektor lagi-lagi ditutup melemah dipimpin sektor consumer (-7,7%). IHSG sendiri dibuka di level 1.119,116 dan langsung anjlok menembus level psikologis 1.100, namun pada sesi kedua indeks berhasil rebound. Kedua perusahaan nikel, INCO (+9,32%) dan ANTM (+8,23%) masing-masing ditutup menguat ke level Rp 1.290 dan Rp 920.

Anjloknya laba bersih INCO sebesar 72,3% yoy menyebabkan perseroan tidak akan membagikan deviden pada tahun ini.

Sementara dari sektor komoditas, harga minyak mencatat rekor terendah dalam 17 bulan senilai $61,13/barrel, sedangkan ekspor CPO ke India (impotir terbesar kedua) mungkin akan berkurang seiring adanya rencana kebijakan pemerintah setempat untuk meberikan bea masuk sebesar 40% terhadap minyak nabati.

Anjloknya IHSG berlawanan dengan pergerakan indeks regional seperti KOSPI (+5,15%), Nikkei (+6,41%), dan Strait Times Index (+4,14%).



(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.