BEI Rahasiakan Batas Waktu Suspensi Grup Bakrie
Rabu, 29/10/2008 15:57 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - Saat pelaku pasar berspekulasi mengenai batas waktu penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) 3 emiten grup Bakrie, Bursa Efek Indonesia (BEI) rupanya sudah tetapkan batas tersebut. Hanya saja, batas waktu tersebut dirahasiakan dan belum bias diumumkan ke publik.
"Kami sudah memiliki batas waktu tersendiri. Namun tidak dapat kami umumkan," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (29/10/2008).
Simpang siur mengenai kelanjutan suspensi 3 emiten grup Bakrie yang terdiri dari PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) masih menjadi pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar.
Apalagi, BNBR baru saja mengumumkan ke publik soal molornya proses negosiasi penjualan sebagian saham BUMI yang menyebabkan BNBR meminta waktu suspensi lebih lama lagi. Banyak kalangan pelaku pasar yang mempertanyakan hal ini.
Informasi yang beredar di luar lantai bursa pun berkembang ke arah yang bersifat politis. Rumor yang beredar, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani sampai bersitegang dengan Menko Kesra Aburizal Bakrie lantaran menolak usulan agar pemerintah mengucurkan dana bail-out untuk menyelamatkan bisnis keluarga Bakrie dengan menggunakan kas negara.
Ketidakjelasan informasi dari manajemen bisnis Bakrie telah membuat rumor semakin simpang siur. Hingga saat ini belumada komentar lebih jauh mengenai perkembangan negosiasinya.
(dro/ir)
"Kami sudah memiliki batas waktu tersendiri. Namun tidak dapat kami umumkan," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (29/10/2008).
Simpang siur mengenai kelanjutan suspensi 3 emiten grup Bakrie yang terdiri dari PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) masih menjadi pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar.
Apalagi, BNBR baru saja mengumumkan ke publik soal molornya proses negosiasi penjualan sebagian saham BUMI yang menyebabkan BNBR meminta waktu suspensi lebih lama lagi. Banyak kalangan pelaku pasar yang mempertanyakan hal ini.
Informasi yang beredar di luar lantai bursa pun berkembang ke arah yang bersifat politis. Rumor yang beredar, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani sampai bersitegang dengan Menko Kesra Aburizal Bakrie lantaran menolak usulan agar pemerintah mengucurkan dana bail-out untuk menyelamatkan bisnis keluarga Bakrie dengan menggunakan kas negara.
Ketidakjelasan informasi dari manajemen bisnis Bakrie telah membuat rumor semakin simpang siur. Hingga saat ini belumada komentar lebih jauh mengenai perkembangan negosiasinya.
(dro/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
