detikfinance

BSM Lunasi Obligasi Rp 200 M

Nurul Qomariyah - detikfinance
Kamis, 30/10/2008 16:24 WIB
Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) akan melunasi pokok dan pembayaran bagi hasil Obligasi Syariah Mudharabah I Bank Syariah Mandiri Tahun 2003 pada hari Jumat, 31 Oktober 2008. Nilai pokok obligasi BSM I tersebut sebesar Rp200 miliar.

Bertindak sebagai Agen Pembayaran untuk pelunasan pokok obligasi dan pembayaran bagi hasil Obligasi Syariah Mudharabah I Bank Syariah Mandiri Tahun 2003 adalah Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Menurut siaran pers dari BSM, Kamis (30/10/2008), selain menerbitkan obligasi BSM I yang akan jatuh tempo tanggal 31 Oktober 2008, BSM juga menerbitkan Subordinated Notes Syariah Mudharabah Bank Syariah Mandiri Tahun 2007 senilai Rp 200 miliar.

Pada tanggal 15 Desember 2007 PT Fitch Ratings Indonesia memberikan menaikkan peringkat sejumlah surat utang BSM. Yakni:
  1. Menaikkan peringkat "A+(idn)" terhadap PT Bank Syariah Mandiri dari semula "A(idn)"
  2. Menaikkan peringkat "A(idn)" terhadap obligasi subordinasi berbasis syariah I/2007 dari semula "A-(idn)"
  3. Memberikan peringkat nilai "A+(idn)" terhadap obligasi senior tanpa jaminan berbasis syariah I/2003.
Prospek dari peringkat-peringkat tersebut adalah Stabil.

Hingga September 2008, kinerja BSM terus mengalami pertumbuhan baik pada Aset, Dana Pihak Ketiga, dan Pembiayaan BSM. Nilai aset BSM pada akhir tahun 2007 sebesar Rp 12,885 triliun, naik Rp 3,654 triliun menjadi Rp 16,539 triliun pada posisi akhir September 2008

Dana Pihak Ketiga BSM pada akhir tahun 2007 sebesar Rp 11,106 triliun, naik Rp 2,784 triliun menjadi Rp 13,890 triliun pada kuartal III 2008. Posisi pembiayaan yang disalurkan BSM pada akhir tahun 2007 sebesar Rp10,326 triliun, naik Rp 3,440 triliun menjadi Rp 13,766 triliun per September 2008.

(qom/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.