Mandiri akan Perketat Kredit Valas
Kamis, 30/10/2008 18:10 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan memperketat kredit valas sebagai upaya menghadapi krisis finansial saat ini. Untuk kredit rupiah mekanismenya tetap seperti biasa.
Bank BUMN ini menyiapkan dua skema untuk menghadapi krisis finansial global. Pertama, melakukan seleksi terhadap pengucuran kredit Mandiri ke depan seperti dengan mengontrol fasilitas pinjaman Mandiri kepada debitor termasuk dalam kontrol penggunaannya.
"Kita akan lebih selektif dalam pengucuran kredit-kredit valas. Untuk kredit rupiah kita masih melakukan dengan mekanisme yang biasa," kata Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala N Mansyuri dalam jumpa pers di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (30/10/2008).
Kedua, menaikkan rasio fee based income Bank Mandiri. Jika tahun lalu rasio fee based income sebesar 19,8% tahun ini akan menjadi 22% dan tahun depan dan rencananya dinaikkan lagi menjadi 23-24%.
"Tujuannya adalah karena kita melakukan seleksi terhadap pengucuran kredit , kita bisa mendapatkan pemasukan dari fee based income yang lebih besar, apalagi kebanyakan debitor-debitor kita adalah korporasi. Jadi tidak akan terlalu bermasalah bagi mereka," jelas Pahala.
Indover
Sementara mengenai likuidasi Bank Indover Belanda, Direktur Treasury dan Internasional Mandiri Thomas Arifin mengatakan eksposure Mandiri sangat kecil. Sehingga sangat tidak berpengaruh pada kinerja Bank Mandiri karena modalnya sudah sangat kuat.
"Lagi pula kita yakin bahwa dana-dana yang disimpan bank Indover dijamin keamanannya. Dengan skenario terburuk default pun itu tidak masalah bagi Bank Mandiri karena jumlahnya kecil," katanya.
(ir/ddn)
Bank BUMN ini menyiapkan dua skema untuk menghadapi krisis finansial global. Pertama, melakukan seleksi terhadap pengucuran kredit Mandiri ke depan seperti dengan mengontrol fasilitas pinjaman Mandiri kepada debitor termasuk dalam kontrol penggunaannya.
"Kita akan lebih selektif dalam pengucuran kredit-kredit valas. Untuk kredit rupiah kita masih melakukan dengan mekanisme yang biasa," kata Direktur Keuangan Bank Mandiri Pahala N Mansyuri dalam jumpa pers di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (30/10/2008).
Kedua, menaikkan rasio fee based income Bank Mandiri. Jika tahun lalu rasio fee based income sebesar 19,8% tahun ini akan menjadi 22% dan tahun depan dan rencananya dinaikkan lagi menjadi 23-24%.
"Tujuannya adalah karena kita melakukan seleksi terhadap pengucuran kredit , kita bisa mendapatkan pemasukan dari fee based income yang lebih besar, apalagi kebanyakan debitor-debitor kita adalah korporasi. Jadi tidak akan terlalu bermasalah bagi mereka," jelas Pahala.
Indover
Sementara mengenai likuidasi Bank Indover Belanda, Direktur Treasury dan Internasional Mandiri Thomas Arifin mengatakan eksposure Mandiri sangat kecil. Sehingga sangat tidak berpengaruh pada kinerja Bank Mandiri karena modalnya sudah sangat kuat.
"Lagi pula kita yakin bahwa dana-dana yang disimpan bank Indover dijamin keamanannya. Dengan skenario terburuk default pun itu tidak masalah bagi Bank Mandiri karena jumlahnya kecil," katanya.
(ir/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
