detikfinance

JK: BBM Turun Kalau Rata-rata Harga Minyak 2008 Capai US$ 80

Gunawan Mashar - detikfinance
Jumat, 31/10/2008 14:15 WIB
Foto: Dikhy/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, harga BBM baru bisa turun jika harga minyak dunia sepanjang tahun 2008 di bawah US$ 80 per barel.

"Kalau tahun ini rata-ratanya terjadi di bawah US$ 80, itu bisa diturunkan," ujar Kalla saat konferensi pers di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (31/10/2008).

Menurut Kalla, diturunkannya harga BBM sangat tergantung pada harga minyak dunia yang di APBN kita sudah dipatok US$ 80 per barel.

"Harga sekarang masih turun naik, sedangkan APBN kita sudah mematok US$ 80 per barel," ujarnya.

Kalla menambahkan, saat ini jatah subsidi untuk BBM dalam APBNP 2008 sebanyak Rp 128 triliun, semua sudah dipakai. Ia menambahkan, ada 3 hal yang menentukan harga BBM naik atau turun yakni harga nasional secara rata-rata, kurs rupiah dan besaran subsidi.

Berdasarkan data dari Departemen ESDM, rata-rata harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) yang menjadi acuan APBN secara rata-rata dari Januari sampai Oktober 2008 masih sebesar US$ 107,89 per barel.

Sementara harga minyak mentah yang kemarin sempat naik, pada Jumat ini kembali turun pada perdagangan di Asia. Minyak jenis light pengiriman Desember turun 1,46 dolar ke level US$ 64,50 per barel. Sementara minyak jenis Brent turun 1,64 dolar ke level US$ 62,07 per barel.

(qom/ddn)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.