Telkom Revisi Target Jadi 1 Digit
Jumat, 31/10/2008 15:06 WIB
Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan merevisi target pertumbuhan tahun 2008 dari sebelumnya yang diperkirakan sebesar dua digit menjadi hanya satu digit.
Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan Telkom, Sudiro Asno dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (31/10/2008).
"Kalau melihat kondisi sekarang seperti ini ditambah hasil kinerja triwulan III, sepertinya target double digit tidak bisa tercapai. Kelihatannya hanya bisa satu digit," jelasnya.
Sebelumnya, Dirut Telkom Rinaldy Firmansyah mengatakan, pertumbuhan telekomunikasi Indonesia tahun 2008 year on year akan mencapai minimal 11%. Namun melihat kinerja hingga 9 bulan pertama tahun 2009, sebagaimana dikatakan Asno, target tersebut tidak bisa tercapai.
Untuk mendongkrak pendapatan pada kuartal IV-2008, Telkom akan melakukan efisiensi di berbagai sektor. Mengenai kinerja di tahun 2009, Telkom berharap dampak dari perang tarif tidak akan begitu terasa seperti di tahun 2008.
"Salah satu penyebab turunnya laba bersih adalah karena peningkatan beban usaha yang tidak diimbangi dengan kenaikan pos pendapatan, terutama disebabkan karena perang tarif. Kita harapkan di tahun depan perang tarif selesai dan akan membentuk titik equilibrium baru, baru kita bisa naik kembali," ujar Ermady Dahlan, Direktur Operasi Telkom.
(qom/ddn)
Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan Telkom, Sudiro Asno dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (31/10/2008).
"Kalau melihat kondisi sekarang seperti ini ditambah hasil kinerja triwulan III, sepertinya target double digit tidak bisa tercapai. Kelihatannya hanya bisa satu digit," jelasnya.
Sebelumnya, Dirut Telkom Rinaldy Firmansyah mengatakan, pertumbuhan telekomunikasi Indonesia tahun 2008 year on year akan mencapai minimal 11%. Namun melihat kinerja hingga 9 bulan pertama tahun 2009, sebagaimana dikatakan Asno, target tersebut tidak bisa tercapai.
Untuk mendongkrak pendapatan pada kuartal IV-2008, Telkom akan melakukan efisiensi di berbagai sektor. Mengenai kinerja di tahun 2009, Telkom berharap dampak dari perang tarif tidak akan begitu terasa seperti di tahun 2008.
"Salah satu penyebab turunnya laba bersih adalah karena peningkatan beban usaha yang tidak diimbangi dengan kenaikan pos pendapatan, terutama disebabkan karena perang tarif. Kita harapkan di tahun depan perang tarif selesai dan akan membentuk titik equilibrium baru, baru kita bisa naik kembali," ujar Ermady Dahlan, Direktur Operasi Telkom.
(qom/ddn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
