detikfinance

Harga BBM Non Subsidi dan Bersubsidi Kini Cuma Beda Tipis

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Jumat, 31/10/2008 21:36 WIB
Foto: dok detikcom
Jakarta - Harga BBM industri non subsidi terus turun hingga mendekati harga BBM bersubsidi. Di sebagian lokasi pemasaran Pertamina, harga Premium non subsidi dijual seharga Rp 6.043 per liter mulai besok, Sabtu (1/11/2008).

Harga Premium tersebut berlaku di wilayah 2 yang mencakup titik  Suplai Point (Depot/Transit Terminal) di UPms VII. UPms VII mencakup daerah Makassar dan
sekitarnya.

Seperti tercantum dalam siaran pers Pertamina, Jumat (31/10/2008), harga Premium di UPms VII ini turun dari Rp 6.766 menjadi Rp 6.043 per liter. Padahal harga Premium bersubsidi saat ini masih Rp 6.000 per liter yang berarti hanya berbeda Rp 43 per liter dengan BBM non subsidi.

Secara keseluruhan harga BBM industri non subsidi yang berlaku per 1 November 2008 memang mengalami penurunan dibandingkan 15 Oktober 2008. Penurunan terbesar terjadi pada harga minyak bakar yang turun dari Rp 5.723 menjadi Rp 4.549 per liternya.

Penurunan harga juga diikuti minyak Diesel V10 yang turun 20,9%, minyak Diesel yang turun 20,1%, dan minyak solar non subsidi yang turun 19,9%. Selain itu penurunan juga terjadi untuk harga minyak tanah sebesar 16% dan harga Premium yang turun 18%.

"Perubahan harga diatas disebabkan MOPS dalam rupiah mengalami penurunan berkisar 16% sampai dengan 23,8 % dari harga sebelumnya dan nilai tukar Rupiah melemah 5,14% dari perhitungan harga sebelumnya," kata VP Communication Pertamina Anang Rizkani Noor dalam siaran persnya, Jumat (31/10/2008).

(lih/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.