IMF Kekurangan Dana Ratusan Miliar Dolar
Minggu, 02/11/2008 12:16 WIB
Foto: Ist
Jakarta - Menjadi dokter untuk negara-negara yang dilanda krisis finansial ternyata tak mudah. IMF yang menjadi sumber pinjaman bagi negara-negara yang butuh bantuan finansial justru sedang kekurangan dana.
Seperti yang disampaikan PM Inggris Gordon Brown, IMF kini membutuhkan ratusan miliar dolar sebagai dana tambahan untuk membantu negara-negara yang kolaps akibat krisis finansial global. Tambahan dana dalam jumlah yang tidak sedikit itu diperlukan untuk mencegah penyebaran dampak krisis finansial.
"Kalau kita ingin menghentikan penyebaran krisis finansial, kita membutuhkan kebijakan jaminan global untuk mengurangi tekanan ekonomi," ujarnya seperti dikutip AFP, Minggu (2/11/2008).
Brown menyatakannya ditengah kunjungan ke Arab Saudi dalam rangka memohon bantuan dana dari negara-negara produsen minyak yang menangguk keuntungan luar biasa dari kenaikan harga minyak mentah. Ia pun mengaku dengan senang hati akan menerima investasi dari lembaga keuangan di kawasan Teluk selama sesuai aturan dan dilakukan secara komersil.
"Inilah sebabnya mengapa saya mencari sumber tambahan dana bagi IMF -ratusan miliar dolar lagi diluar US$ 250 miliar yang telah mereka sediakan- untuk dipinjamkan pada negara-negara yang kolaps karena krisis finansial," tambahnya.
Tambahan dana sebanyak ratusan miliar dolar tersebut diyakini akan disalurkan IMF ke Hungaria, Ukraina, dsn Islandia untuk meningkatkan dana simpanan mereka.
(lih/iy)
Seperti yang disampaikan PM Inggris Gordon Brown, IMF kini membutuhkan ratusan miliar dolar sebagai dana tambahan untuk membantu negara-negara yang kolaps akibat krisis finansial global. Tambahan dana dalam jumlah yang tidak sedikit itu diperlukan untuk mencegah penyebaran dampak krisis finansial.
"Kalau kita ingin menghentikan penyebaran krisis finansial, kita membutuhkan kebijakan jaminan global untuk mengurangi tekanan ekonomi," ujarnya seperti dikutip AFP, Minggu (2/11/2008).
Brown menyatakannya ditengah kunjungan ke Arab Saudi dalam rangka memohon bantuan dana dari negara-negara produsen minyak yang menangguk keuntungan luar biasa dari kenaikan harga minyak mentah. Ia pun mengaku dengan senang hati akan menerima investasi dari lembaga keuangan di kawasan Teluk selama sesuai aturan dan dilakukan secara komersil.
"Inilah sebabnya mengapa saya mencari sumber tambahan dana bagi IMF -ratusan miliar dolar lagi diluar US$ 250 miliar yang telah mereka sediakan- untuk dipinjamkan pada negara-negara yang kolaps karena krisis finansial," tambahnya.
Tambahan dana sebanyak ratusan miliar dolar tersebut diyakini akan disalurkan IMF ke Hungaria, Ukraina, dsn Islandia untuk meningkatkan dana simpanan mereka.
(lih/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
