AS Siap Terbitkan Obligasi Terbesar
Selasa, 04/11/2008 10:12 WIB
Foto: Reuters
Washington - Tidak seperti pemerintah Indonesia yang menghentikan penerbitan obligasi pemerintahnya tahun ini karena situasi keuangan global yang kurang kondusif, pemerintah AS malah berencana untuk menerbitkan obligasi senilai US$ 550 miliar.
Langkah itu terpaksa dilakukan pemerintah AS untuk membantu menstabilkan sektor keuangannya. Rencananya penerbitan akan dilakukan dalam periode triwulan IV-2008.
Jumlah obligasi yang diterbitkan ini merupakan yang terbesar yang pernah dikeluarkan pemerintah AS dalam periode kuartalan.
"Peningkatan dalam jumlah pinjaman terjadi karena kebutuhan yang besar untuk program bantuan ekonomi, lemahnya penerimaan, dan rendahnya sekuritas yang diterbitkan oleh pemerintah negara bagian," demikian pernyataan resmi Depkeu AS seperti dikutip AFP, Selasa (4/11/2008).
Depkeu AS sudah meminjam sekitar US$ 530 miliar dari pasar pada triwulan ketiga tahun ini. Dari hasil penerbitan obligasi itu, sekitar US$ 300 miliar digunakan untuk program pembiayaan Bank Sentral AS yakni dalam Federal Reserve's Supplementary Financing Program. Program ini dilakukan pada September lalu untuk mengatasi pelemahan ekonomi AS.
Krisis keuangan yang makin menjadi-jadi pada bulan September menimbulkan efek negatif pada ekonomi AS. Pemerintah AS pun harus mengambil beberapa kebijakan untuk mengamankan perbankan dan membuat aliran kredit kembali lancar.
Seperti dikutip Reuters, pemerintah AS berdasarkan hitungan 18 primary dealer obligasinya diperkirakan akan mengalami defisit sebesar US$ 988 miliar pada tahun fiskal 2009. Angka ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun fiskal 2008 yang berakhir September 2008 ini.
(ddn/qom)
Langkah itu terpaksa dilakukan pemerintah AS untuk membantu menstabilkan sektor keuangannya. Rencananya penerbitan akan dilakukan dalam periode triwulan IV-2008.
Jumlah obligasi yang diterbitkan ini merupakan yang terbesar yang pernah dikeluarkan pemerintah AS dalam periode kuartalan.
"Peningkatan dalam jumlah pinjaman terjadi karena kebutuhan yang besar untuk program bantuan ekonomi, lemahnya penerimaan, dan rendahnya sekuritas yang diterbitkan oleh pemerintah negara bagian," demikian pernyataan resmi Depkeu AS seperti dikutip AFP, Selasa (4/11/2008).
Depkeu AS sudah meminjam sekitar US$ 530 miliar dari pasar pada triwulan ketiga tahun ini. Dari hasil penerbitan obligasi itu, sekitar US$ 300 miliar digunakan untuk program pembiayaan Bank Sentral AS yakni dalam Federal Reserve's Supplementary Financing Program. Program ini dilakukan pada September lalu untuk mengatasi pelemahan ekonomi AS.
Krisis keuangan yang makin menjadi-jadi pada bulan September menimbulkan efek negatif pada ekonomi AS. Pemerintah AS pun harus mengambil beberapa kebijakan untuk mengamankan perbankan dan membuat aliran kredit kembali lancar.
Seperti dikutip Reuters, pemerintah AS berdasarkan hitungan 18 primary dealer obligasinya diperkirakan akan mengalami defisit sebesar US$ 988 miliar pada tahun fiskal 2009. Angka ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun fiskal 2008 yang berakhir September 2008 ini.
(ddn/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
36 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
