detikfinance

Dana Mandiri Membeku di Bank Indover Rp 337 Miliar

Irna Gustia - detikfinance
Selasa, 04/11/2008 15:04 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk akhirnya mempublikasikan jumlah dananya yang tersangkut di Bank Indover Belanda menyusul pembekuan operasional anak usaha Bank Indonesia itu.

Direktur Bank Mandiri Bambang Setiawan dalam laporan ke Bursa Efek Indonesia, Selasa (4/11/2008) mengatakan jumlah eksposure netto grup Bank Mandiri di Bank Indover ekuivalen US$ 31 juta atau Rp 337,9 miliar dengan kurs 10.900/US$ (pukul 14.45 WIB).

Jumlah tersebut setelah memperhitungkan juga adanya kewajiban grup Bank Mandiri kepada Indover.

"Kepastian jumlah eksposure dimaksud akan secara resmi dikomunikasikan oleh administrator yang ditunjuk oleh Pengadilan Belanda setelah proses verifikasi selesai," kata Bambang.

Bank Mandiri sudah membentuk cadangan yang cukup pada bulan September 2008 untuk meng-cover 100% eksposure tersebut.

Bank Mandiri hingga triwulan III-2008 mencatat laba bersih Rp 3,956 triliun, dana pihak ketiga Rp 245,3 triliun, CAR 17,1% dan rasio coverage NPL sebesar 138,9%.

Sementara bank lain yang sudah melaporkan eksposurenya di Bank Indover adalah Bank Ekonomi Raharja (BAEK) dengan dana sebesar EUR 19.239,82, Bank Lippo (LPBN) sebesar US$ 5 juta.

Sedangkan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) diperkirakan jumlahnya sekitar Rp 400 miliar. Bank-bank lain yang dananya tertahan di Indover adalah PT Bank Artha Graha Internasional (INPC) dan Bank Bukopin.

Nasib Bank Indover kini tinggal menunggu likuidasi resmi setelah BI menyatakan tidak bisa menyuntik dana sebesar Rp 7 triliun untuk anak usahanya itu.

Bank Indover dibekukan oleh pengadilan Belanda per 7 Oktober 2008 karena kesulitan likuiditas dan tidak memiliki dana cukup untuk menanggung dana pihak ketiganya.

(ir/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.