Pembiayaan Multifinance 2008 Bisa Meleset
Rabu, 12/11/2008 13:04 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - Target industri pembiayaan (multifinance) tahun ini diperkirakan bakal meleset. Semula target pembiayaan tahun 2008 sebesar Rp 140 triliun.
"Hingga Agustus 2008, pembiayaan telah mencapai Rp 128 triliun. Namun dalam tiga bulan terakhir pembiayaan cukup stagnan. Sepertinya target tahun ini tidak akan tercapai," ujar Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, Wiwie Kurnia disela-sela acara seminar di hotel Mulia, Jl Asia Afrika, Jakarta, Rabu (12/11/2008).
Wiwie menjelaskan, tekanan yang dihadapi perusahaan pembiayaan terdiri dari tiga hal. Pertama, kenaikan suku bunga bank. Kedua, kekurangan likuiditas diperbankan. Ketiga menurunnya permintaan.
Untuk itu, ia menambahkan, pemerintah dan otoritas berwenang perlu untuk memberikan kebijakan yang bisa mendorong daya beli masyarakat, sehingga pada 2009 dampak krisis dapat sedikit diredam.
"Kita berharap, pemerintah mendorong untuk melakukan belanja lebih awal sebab, saat ini sektor riil juga mengalami tekanan," ujarnya.
Terkait dengan kemungkinan naiknya kredit macet perusahaan pembiayaan, ia mengatakan asosiasi akan tetap mengusahakan agar posisinya tetap di bawah 3% seperti saat ini.
"Untuk mengelola NPL itu, kita lebih selektif dalam memberikan pembiayaan, serta meningkatkan uang muka," ujar Wiwiek.
Biro Riset Info Bank Eko B Supriyanto mengatakan, likuiditas ketat yang terjadi di perbankan saat ini membuat perusahaan pembiayaan kesulitan dalam mendapatkan dana untuk pembiayaan.
"Ini perlu untuk diselesaikan, karena penyaluran dana yang lancar akan mendukung perkembangan perusahaan pembiayaan sekaligus perekonomian secara menyeluruh," katanya.
(dro/ir)
"Hingga Agustus 2008, pembiayaan telah mencapai Rp 128 triliun. Namun dalam tiga bulan terakhir pembiayaan cukup stagnan. Sepertinya target tahun ini tidak akan tercapai," ujar Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, Wiwie Kurnia disela-sela acara seminar di hotel Mulia, Jl Asia Afrika, Jakarta, Rabu (12/11/2008).
Wiwie menjelaskan, tekanan yang dihadapi perusahaan pembiayaan terdiri dari tiga hal. Pertama, kenaikan suku bunga bank. Kedua, kekurangan likuiditas diperbankan. Ketiga menurunnya permintaan.
Untuk itu, ia menambahkan, pemerintah dan otoritas berwenang perlu untuk memberikan kebijakan yang bisa mendorong daya beli masyarakat, sehingga pada 2009 dampak krisis dapat sedikit diredam.
"Kita berharap, pemerintah mendorong untuk melakukan belanja lebih awal sebab, saat ini sektor riil juga mengalami tekanan," ujarnya.
Terkait dengan kemungkinan naiknya kredit macet perusahaan pembiayaan, ia mengatakan asosiasi akan tetap mengusahakan agar posisinya tetap di bawah 3% seperti saat ini.
"Untuk mengelola NPL itu, kita lebih selektif dalam memberikan pembiayaan, serta meningkatkan uang muka," ujar Wiwiek.
Biro Riset Info Bank Eko B Supriyanto mengatakan, likuiditas ketat yang terjadi di perbankan saat ini membuat perusahaan pembiayaan kesulitan dalam mendapatkan dana untuk pembiayaan.
"Ini perlu untuk diselesaikan, karena penyaluran dana yang lancar akan mendukung perkembangan perusahaan pembiayaan sekaligus perekonomian secara menyeluruh," katanya.
(dro/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
