detikfinance

Tiga Alasan Harga Solar Belum Turun

Suhendra - detikfinance
Kamis, 13/11/2008 11:58 WIB
(Foto: Irna-detikFinance)
Jakarta - Setelah harga premium turun, pemerintah juga didesak untuk memangkas harga solar. Namun pemerintah belum bisa mengabulkan desakan tersebut karena ada tiga alasan.

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro disela-sela acara penandatanganan MoU CBM di hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (13/11/2008) menjelaskan kenapa harga solar belum bisa turun.

Pertama, meski harga minyak sudah turun ke US$ 54,55 per barel namun harga itu masih di atas harga solar bersubsidi. Jadi dengan harga solar Rp 5.500 per liter  pemerintah masih memberikan subsidi.

Kedua, dana subsidi saat ini pagunya sudah habis. Ketiga, pertimbangan windfall profit yang sebaiknya diambil untuk budget lain.

"Masih ada atau tidak kemungkinan diturunkan, subsidinya akan naik. Kalau naik harus ada yang nutup. Jadi tidak seenaknya diputusin (yurun) tapi nggak ada yang nutup," katanya.

Ketika ditanya apakah di bulan Desember harga minyak dunia sudah bisa setara dengan harga BBM subsidi, Purnomo mengaku belum bisa memperkirakan. "Tapi kita masih akan mengawasi apakah akan turun di bawah harga subsidi atau tidak," katanya.



(ir/lih)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.