BEI Tunggu Penjelasan Manajemen Bank CIC
Kamis, 13/11/2008 14:57 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menunggu penjelasan dari manajemen PT Bank Century Tbk (BCIC) tentang simpang siur masalah di bank tersebut yang membuat sahamnya disuspensi.
"Kami belum mendapat penjelasan resmi dari manajemen, semuanya masih simpang siur makanya untuk menghindari ketidakjelasan informasi sahamnya perlu disuspensi," kata Dirut BEI, Erry Firmansyah ketika dihubungi detikFinance, Kamis (13/11/2008).
BEI berharap informasi yang dibutuhkan bisa segera disampaikan manajemen. Sebelumnya dalam pengumumannya, BEI menyebut suspensi dilakukan karena adanya informasi gagal kliring.
"Tapi kita belum tahu persisnya seperti apa," katanya.
Erry menolak berkomentar mengenai kabar adanya kesulitan likuiditas yang membuat perseroan sedang mencari investor baru. "Saya tidak tahu," katanya.
Bank Century memang pernah dikabarkan sedang mencari investor baru. Salah satu calon investor yang paling aktif adalah investor dari Timur Tengah yakni Arab Saudi NCB (National Commercial Bank ) yang akan mengadakan kerjasama pengembangan bank syariah.
BEI menghentikan sementara perdagangan saham PT Bank Century Tbk (BCIC) sejak sesi II perdagangan saham Kamis (13/11/2008). Sebelum disuspensi harga saham BCIC ada di level Rp 50 per saham.
(ir/qom)
"Kami belum mendapat penjelasan resmi dari manajemen, semuanya masih simpang siur makanya untuk menghindari ketidakjelasan informasi sahamnya perlu disuspensi," kata Dirut BEI, Erry Firmansyah ketika dihubungi detikFinance, Kamis (13/11/2008).
BEI berharap informasi yang dibutuhkan bisa segera disampaikan manajemen. Sebelumnya dalam pengumumannya, BEI menyebut suspensi dilakukan karena adanya informasi gagal kliring.
"Tapi kita belum tahu persisnya seperti apa," katanya.
Erry menolak berkomentar mengenai kabar adanya kesulitan likuiditas yang membuat perseroan sedang mencari investor baru. "Saya tidak tahu," katanya.
Bank Century memang pernah dikabarkan sedang mencari investor baru. Salah satu calon investor yang paling aktif adalah investor dari Timur Tengah yakni Arab Saudi NCB (National Commercial Bank ) yang akan mengadakan kerjasama pengembangan bank syariah.
BEI menghentikan sementara perdagangan saham PT Bank Century Tbk (BCIC) sejak sesi II perdagangan saham Kamis (13/11/2008). Sebelum disuspensi harga saham BCIC ada di level Rp 50 per saham.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
