Rupiah Menepi ke 11.500/US$
Kamis, 13/11/2008 17:10 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Rupiah yang sempat gontai ke 11.950 per dolar AS akhirnya bisa ditahan pelemahannya. Rupiah tak kuasa menahan tekanan dari pasar finansial global yang sedang memburuk.
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (13/11/2008), data CNBC menunjukkan rupiah bertahan di level 11.500 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah hingga ke level 11.950 per dolar AS.
Treasury Division Head Bank NISP Suryanto Chang ketika dihubungi detikFinance, Kamis (13/11/2008) mengatakan setidaknya ada tiga alasan yang membuat rupiah cenderung melemah hari ini.
Pertama adalah meradangnya pasar saham global yang ikut menyeret pelemahan rupiah. "Kita lihat secara global, saham turun terus. Hal ini tentu berpengaruh ke rupiah. Pengaruhnya memang lebih banyak urusan global, karena global ini sudah jadi satu link," katanya,
Kedua, adalah permintaan dolar yang tinggi terutama menjelang akhir tahun. Pada akhir tahun, saat musim liburan Natal dan Tahun Baru, tingkat belanja masyarakat bertambah sehingga permintaan dolar pun naik.
Ketiga, adalah tingginya eksposur asing di Indonesia melalui pasar saham dan SUN. Untuk itu, ia meminta pemerintah lebih tegas mengatur mekanisme masuk dan keluarnya dana-dana asing tersebut.
"Saya kira lebih karena eksposur asing di Indonesia, pasar saham dan SUN yang besar, itu sangat rentan. Itu yang perlu diperhatikan, apakah pihak asing boleh secara kapan saja bisa keluar dari saham atau SUN," ujarnya.
Sementara mata uang Asia kebanyakan ditutup melemah terhadap dolar AS seperti yen Jepang melemah 1,43%, Won Korea melemah 2,69%, peso Filipina melemah 1,11%, dolar Singapura melemah 0,09%, dolar Taiwan melemah 0,67%.
(ir/qom)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (13/11/2008), data CNBC menunjukkan rupiah bertahan di level 11.500 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah hingga ke level 11.950 per dolar AS.
Treasury Division Head Bank NISP Suryanto Chang ketika dihubungi detikFinance, Kamis (13/11/2008) mengatakan setidaknya ada tiga alasan yang membuat rupiah cenderung melemah hari ini.
Pertama adalah meradangnya pasar saham global yang ikut menyeret pelemahan rupiah. "Kita lihat secara global, saham turun terus. Hal ini tentu berpengaruh ke rupiah. Pengaruhnya memang lebih banyak urusan global, karena global ini sudah jadi satu link," katanya,
Kedua, adalah permintaan dolar yang tinggi terutama menjelang akhir tahun. Pada akhir tahun, saat musim liburan Natal dan Tahun Baru, tingkat belanja masyarakat bertambah sehingga permintaan dolar pun naik.
Ketiga, adalah tingginya eksposur asing di Indonesia melalui pasar saham dan SUN. Untuk itu, ia meminta pemerintah lebih tegas mengatur mekanisme masuk dan keluarnya dana-dana asing tersebut.
"Saya kira lebih karena eksposur asing di Indonesia, pasar saham dan SUN yang besar, itu sangat rentan. Itu yang perlu diperhatikan, apakah pihak asing boleh secara kapan saja bisa keluar dari saham atau SUN," ujarnya.
Sementara mata uang Asia kebanyakan ditutup melemah terhadap dolar AS seperti yen Jepang melemah 1,43%, Won Korea melemah 2,69%, peso Filipina melemah 1,11%, dolar Singapura melemah 0,09%, dolar Taiwan melemah 0,67%.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
