detikfinance

Bank Masih Jor-joran Tawarkan Bunga Tinggi di Atas Bunga LPS

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Kamis, 13/11/2008 17:39 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Bank-bank terindikasi memberikan suku bunga deposito yang tinggi di atas suku bunga penjaminan, khususnya bagi nasabah prima. Langkah tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaannya.

Kenaikan suku bunga deposito tersebut bahkan lebih besar dibandingkan dengan kenaikan BI Rate pada periode yang sama. Demikian Tinjauan kebijakan moneter November yang dirilis BI, Kamis (13/11/2008).

Dalam perkembangannya, BI mencatat perilaku perbankan tersebut belum mereda pasca diberlakukannya pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM). Suku bunga deposito tertinggi untuk tenor 1-24 bulan tercatat mencapai 13,25% hingga 14,31%.

Padahal saat ini suku bunga penjaminan untuk simpanan bank umum dalam rupiah hanya 10% dan dalam dolar sebesar 3,5%. Sementara untuk BPR sebesar 13%.

Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani sebelumnya mengingatkan, nasabah jangan sampai tergiur dengan bunga tinggi yang melebihi bunga penjaminan.

LPS mengimbau agar masyarakat sadar dan mengetahui apakah suku bunga simpanan yang ditawarkan oleh perbankan besarannya sesuai dengan suku bunga simpanan yang dijamin oleh LPS.

(qom/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.