detikfinance

Dow Jones Tercukur 337 Poin

Nurul Qomariyah - detikfinance
Sabtu, 15/11/2008 07:12 WIB
Foto: Reuters
New-York - Saham-saham di AS kembali mengalami aksi jual, setelah data penjualan ritel semakin menunjukkan bahwa daya beli masyarakat AS masih sulit untuk bisa menggerakkan lagi perekonomian.

Upaya rally di menit-menit akhir tak mampu berbuat banyak untuk mengangkat Wall Street dari keterpurukan. Rebound tajam yang sudah direngkuh pada perdagangan Kamis sebelumnya pun tak mampu dipertahankan.

Pada perdagangan Jumat (14/11/2008), indeks Dow Jones Industrial Average kembali turun 337,94 poin (3,82%) ke level 8.497,31. Indeks Standard & Poor's 500 turun 38 poin (4,17%) ke level 873,29 dan Nasdaq merosot 79,85 poin (5%) ke level 1.516,86.

Sepanjang pekan ini, Dow Jones telah turun hingga 4,99%, Nasdaq anjlok 7,92% dan indeks S&P turun hingga 6,16%.

Data penjualan ritel AS tercatat turun hingga 2,8% selama Oktober. Konsumen AS terus mengurangi belanja, seiring resesi yang membayangi negaranya. Padahal belanja konsumen adalah kunci utama perekonomian AS dan sumber laba perusahaan-perusahaan.

"Tanpa partisipasi dari sektor riil, Anda tidak akan bisa mendapatkan penguatan yang berkesinambungan," ujar Michael James seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (15/11/2008).

Perdagangan kembali menipis setelah sebelumnya sempat bergairah. Transaksi di New York Stock Exchange tercatat hanya 1,45 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,90 miliar. Di Nasdaq, transaksi masih mencapai 2,30 miliar, diatas rata-rata tahun lalu sebanyak 2,17 miliar.

Investor kini menungu hasil pembicaraan dari G20 yang diharapkan mampu menghasilkan sesuatu untuk mengatasi krisis finansial terkini.

(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.