detikfinance

Lifting Minyak Rendah Bikin Ekonomi RI Hanya Tumbuh 6,11%

Wahyu Daniel - detikfinance
Senin, 17/11/2008 14:35 WIB
Foto: Dok detikcom
Jakarta - Tanpa sektor migas, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama triwulan III-2008 secara year on year seharusnya tumbuh 6,6%. Tapi karena lifting tidak tumbuh besar, maka itu menarik PDB ke bawah menjadi 6,11%.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam konferensi pers dikantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (17/11/2008).

BPS sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2008 tercatat sebesar 6,11% secara year on year (yoy). Sementara untuk PDB triwulan III secara q to q tumbuh 3,5%. Untuk pertumbuhan ekonomi secara kumulatif dari kuartal I-III 2008 tercatat sebesar 6,3%.

Besaran PDB Indonesia atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2008 Rp 1.343,8 triliun sehingga kumulatif triwulan ke III-2008 mencapai Rp 3.705,3 triliun.

Pertumbuhan PDB penggunaan triwulan III-2008 dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2007 (6,1 persen) ditopang oleh pertumbuhan konsumsi pemerintah 16,9 persen, ekspor 14,3 persen, PMTB 12,0 persen, impor 11,9 persen dan konsumsi rumah tangga 5,3 persen.

Pertumbuhan tertinggi secara q to q terjadi di sektor pertanian 6,7% dan terendah sektor jasa 0,9%. Untuk year on year, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 17,1% dan terendah sektor pertambangan dan penggalian sebesar 1,6%.

Pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa lebih dari 50% yaitu 57,5%, sisanya di pulau lain yakni Sumatera 23,8%, Kalimantan 10,1%, Sulawesi 4,1%, sisanya pulau-pulau lain 4,5%.

Dari sisi penggunaan, pertumbuhan PDB triwulan III-2008 terhadap triwulan sebelumnya didorong oleh kenaikan konsumsi rumah tangga sebesar 1,9 persen, konsumsi pemerintah 7,9 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 5,4 persen, ekspor sebesar 0,0 persen, dan impor 1,2 persen.





(qom/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.