Sesi Siang
Rupiah 12.100/US$, IHSG Jeblok
Jumat, 21/11/2008 11:47 WIB
(Foto: Indro-detikFinance)
Jakarta - Pasar finansial dalam negeri menghadapi banyak sentimen negatif. Pengambilalihan Bank Century oleh pemerintah membuat pelaku pasar cemas. Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merah.
Meski masalah Bank Century cepat ditangani, namun pelaku pasar tetap khawatir krisis finansial global masih akan berdampak buruk terhadap ekonomi Indonesia. Investor memilih keluar sementara dari lantai bursa dan memegang dolar AS untuk keamanan dan jaga-jaga.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (21/11/2008) IHSG turun 28,256 poin (2,45%) menjadi Rp 1.126,714.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB melemah 155 poin ke posisi 12.100 per dolar AS. Rupiah hingga siang ini sempat melemah ke 12.600 per dolar AS.
Namun Bank Indonesia kembali menegaskan akan terus menjaga rupiah dari gejolak pasar yang sedang penuh ketidakpastian. BI akan menjaga rupiah di level yang realistis.
"Kita akan terus menjaga rupiah dan terus mengamati pasar. Kita akan berupaya menjaga rupiah pada level yang realistis," kata Gubernur BI Boediono dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 19.278 kali, dengan volume 1,251 miliar unit saham, senilai Rp 574,7 miliar. Sebanyak 14 saham naik, 98 saham turun dan 22 saham stagnan.
Saham-saham yang meorosot harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.525, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 5.650, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 200 menjadi Rp 2.500, United Tractors (UNTR) turun Rp 225 menjadi Rp 2.925, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 8.250, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.200.
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini bervariasi karena sebagian sudah mulai rebound seperti Hang Seng naik 3,38%, KOSPI naik 1,74%, Nikkei naik 0,01%, Shanghai turun 4,28%, STI Singapura naik 0,38% dan Taiwan turun 0,22%.
(ir/qom)
Meski masalah Bank Century cepat ditangani, namun pelaku pasar tetap khawatir krisis finansial global masih akan berdampak buruk terhadap ekonomi Indonesia. Investor memilih keluar sementara dari lantai bursa dan memegang dolar AS untuk keamanan dan jaga-jaga.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (21/11/2008) IHSG turun 28,256 poin (2,45%) menjadi Rp 1.126,714.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB melemah 155 poin ke posisi 12.100 per dolar AS. Rupiah hingga siang ini sempat melemah ke 12.600 per dolar AS.
Namun Bank Indonesia kembali menegaskan akan terus menjaga rupiah dari gejolak pasar yang sedang penuh ketidakpastian. BI akan menjaga rupiah di level yang realistis.
"Kita akan terus menjaga rupiah dan terus mengamati pasar. Kita akan berupaya menjaga rupiah pada level yang realistis," kata Gubernur BI Boediono dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 19.278 kali, dengan volume 1,251 miliar unit saham, senilai Rp 574,7 miliar. Sebanyak 14 saham naik, 98 saham turun dan 22 saham stagnan.
Saham-saham yang meorosot harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.525, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 5.650, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 200 menjadi Rp 2.500, United Tractors (UNTR) turun Rp 225 menjadi Rp 2.925, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 8.250, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.200.
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini bervariasi karena sebagian sudah mulai rebound seperti Hang Seng naik 3,38%, KOSPI naik 1,74%, Nikkei naik 0,01%, Shanghai turun 4,28%, STI Singapura naik 0,38% dan Taiwan turun 0,22%.
(ir/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 10:15 WIB
Saham Anjlok, Facebook & Morgan Stanley Digugat Investor
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
Kamis, 24/05/2012 15:44 WIB
Ini Isi Surat Lengkap Investor Tol ke SBY
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
