Telkom Kaji Akuisisi Telkom Iran Selama 3 Bulan
Selasa, 25/11/2008 12:17 WIB
(Foto: dok Telkom)
Jakarta - Rencana PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) untuk mengakuisisi perusahaan telekomunikasi milik pemerintah Iran akan rampung dalam tiga bulan. Iran menjadi pasar potensial buat Telkom.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di sela-sela acara Investor Summit 2008 di Hotel Ritz Carlton, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (35/11/2008).
"Saat ini kami masih kumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti dari data bank. Setelah dikumpulin lalu dipelajari dan dianalisa, setelah itu baru kita putuskan. Ini butuh waktu, bisa sampai 3 bulanan," katanya.
Menurutnya, prospek untuk berinvestasi di Iran saat ini sangat bagus. Iran memiliki jumlah penduduk sekitar 75 juta orang dengan pendapatan per kapita sekitar US$ 10.000.
Ia mengatakan, perusahaan yang diincar sudah memiliki pelanggan yang cukup banyak. Perusahaan tersebut menguasai 70 persen pangsa pasar pemakai telepon selular di Iran.
"Orang yang menggunakan seluler di Iran sebanyak 30-35 juta orang, 70 persennya dipegang oleh mereka," ujarnya.
Ia mengaku Telkom belum menyiapkan dana untuk rencana akuisisi tersebut. Telkom baru akan mencari dan menyiapkan dananya jika kajiannya sudah rampung.
"Kita belum siapkan dana, nanti tunggu clear baru siapkan," imbuhnya.
Menurutnya, dana kas perseroan saat ini berada di kisaran Rp 8-9 triliun. Ia memperkirakan bakal ada opsi pinjaman perbankan untuk akuisisi tersebut.
(ang/ir)
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di sela-sela acara Investor Summit 2008 di Hotel Ritz Carlton, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (35/11/2008).
"Saat ini kami masih kumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti dari data bank. Setelah dikumpulin lalu dipelajari dan dianalisa, setelah itu baru kita putuskan. Ini butuh waktu, bisa sampai 3 bulanan," katanya.
Menurutnya, prospek untuk berinvestasi di Iran saat ini sangat bagus. Iran memiliki jumlah penduduk sekitar 75 juta orang dengan pendapatan per kapita sekitar US$ 10.000.
Ia mengatakan, perusahaan yang diincar sudah memiliki pelanggan yang cukup banyak. Perusahaan tersebut menguasai 70 persen pangsa pasar pemakai telepon selular di Iran.
"Orang yang menggunakan seluler di Iran sebanyak 30-35 juta orang, 70 persennya dipegang oleh mereka," ujarnya.
Ia mengaku Telkom belum menyiapkan dana untuk rencana akuisisi tersebut. Telkom baru akan mencari dan menyiapkan dananya jika kajiannya sudah rampung.
"Kita belum siapkan dana, nanti tunggu clear baru siapkan," imbuhnya.
Menurutnya, dana kas perseroan saat ini berada di kisaran Rp 8-9 triliun. Ia memperkirakan bakal ada opsi pinjaman perbankan untuk akuisisi tersebut.
(ang/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
