detikfinance

Mabes Polri akan Periksa BI dalam Kasus Bank Century

Didit Tri Kertapati - detikfinance
Kamis, 27/11/2008 15:50 WIB
Foto: Dok detikcom
Jakarta - Mabes Polri telah menahan Robert Tantular, salah satu pemegang saham pengendali Bank Century. Polri selanjutnya akan memeriksa Bank Indonesia (BI) sebagai saksi untuk kasus ini.

"Ya, akan diperiksa, mereka kan wajib sebagai saksi," kata Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji saat ditanya apakah Polri akan memeriksa BI setelah tertangkapnya Robert Tantular.

Hal tersebut disampaikan Susno dalam dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).

Robert dituduh telah melanggar 2 pasal sekaligus, yakni pasal 50 dan 50a UU No 10 Tahun 1998 tentang perbankan. Dari dua pasal tersebut, Robert terancam ancaman pidana penjara dan denda miliaran rupiah.

"Pasal 50 ancaman pidana minimal 3 tahun maksimal 8 tahun, denda minimal Rp 5 miliar maksimal Rp 100 miliar. Pasal 50a pidana minimal 7 tahun maksimal 15 tahun, denda minimal Rp 10 miliar maksimal 200 miliar," jelas Susno.

Direktur II Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Edmund Ilyas menambahkan, Robert ditangkap pada Selasa (25/11/2008) malam di kantornya, Gedung Sentral Senayan, Jakarta.

"Tersangka mulai ditahan kemarin malam," tambah Edmund.

Robert Tantular merupakan pemegang saham pengendali sekaligus pendiri Bank Century. Bank tersebut kini sudah diambil alih pemerintah via Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak Jumat, 21 November lalu. Pengambilalihan ini dilakukan setelah gagal kliring karena kesulitan likuiditas.

Robert Tantular masih memiliki saham di Bank Century melalui PT Century Mega Investindo 9%. Pemegang saham Bank Century saat ini adalah:
  1. Clearstream Banking S.A Luxembourg 11,5%
  2. First Gulf Asia Holdings Limited (d/h Chinkara Capital Limited) 9,55%
  3. PT Century Mega Investindo 9%
  4. PT Antaboga Delta Sekuritas 7,44%
  5. PT Century Super Investindo 5,64%
  6. Lain-lain kurang dari 5% sebesar 57,21%.





(qom/ddn)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.