Pemerintah Minta Karyawan Kontrak Segera Diangkat
Senin, 01/12/2008 14:34 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Pemerintah mendesak para perusahaan untuk segera mengangkat karyawan kontrak yang berprestasi sebagai karyawan tetap. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan ketenangan bekerja bagi karyawan sektor industri yang tengah gelisah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK),
Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris usai meresmikan pengiriman piano untuk sekolah di seluruh Indonesia di pabrik Yamaha Music, Cikarang, Senin (1/12/2008).
Ia mengakui saat ini perusahaan-perusaan Jepang termasuk yang cukup banyak memakai tenaga kerja kontrak dengan alasan menekan risiko bisnis.
"Memang ini sebutulnya dilematis, buat perusahaan Jepang yang memang sudah banyak dapat informasi mengenai masalah ketenagakerjaan. Terus terang saja mereka masih beranggapan, khususnya Jepang soal perundangan ketenagakerjaan kita yang masih kaku, sehingga untuk menghindari masalah mereka memperbesar tenaga kerja kontrak," jelas Fahmi.
Namun selain itu ia juga meminta kepada seluruh karyawan kontrak untuk bisa menunjukan kerja yang baik termasuk soal loyalitas, keterampilan dan lain-lain agar perusahaan bisa menaikan posisi statusnya.
"Saya berharap saudara tingkatkan ketrampilan agar Yamaha yang dari Indonesia lebih baik dari Cina dan Jepang, jadi semakin dekat saudara-saudara (kayawan Yamaha) jadi karyawan tetap," pesan Fahmi disambut riuh ribuan karyawan Yamaha.
Fahmi mencontohkan, dari sekitar 4.500 karyawan Yamah Music hanya 40% yang berstatus karyawan tetap sedangan 60% sisanya adalah karyawan kontrak dominan dan outsourcing minoritas.
"Tahun depan saya akan hubungi Mr. Ichikawa (Presdir Yamaha Music) untuk tanya berapa yang jadi karyawan tetap, bertambah nggak," ujar Fahmi menagih.
(hen/lih)
Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris usai meresmikan pengiriman piano untuk sekolah di seluruh Indonesia di pabrik Yamaha Music, Cikarang, Senin (1/12/2008).
Ia mengakui saat ini perusahaan-perusaan Jepang termasuk yang cukup banyak memakai tenaga kerja kontrak dengan alasan menekan risiko bisnis.
"Memang ini sebutulnya dilematis, buat perusahaan Jepang yang memang sudah banyak dapat informasi mengenai masalah ketenagakerjaan. Terus terang saja mereka masih beranggapan, khususnya Jepang soal perundangan ketenagakerjaan kita yang masih kaku, sehingga untuk menghindari masalah mereka memperbesar tenaga kerja kontrak," jelas Fahmi.
Namun selain itu ia juga meminta kepada seluruh karyawan kontrak untuk bisa menunjukan kerja yang baik termasuk soal loyalitas, keterampilan dan lain-lain agar perusahaan bisa menaikan posisi statusnya.
"Saya berharap saudara tingkatkan ketrampilan agar Yamaha yang dari Indonesia lebih baik dari Cina dan Jepang, jadi semakin dekat saudara-saudara (kayawan Yamaha) jadi karyawan tetap," pesan Fahmi disambut riuh ribuan karyawan Yamaha.
Fahmi mencontohkan, dari sekitar 4.500 karyawan Yamah Music hanya 40% yang berstatus karyawan tetap sedangan 60% sisanya adalah karyawan kontrak dominan dan outsourcing minoritas.
"Tahun depan saya akan hubungi Mr. Ichikawa (Presdir Yamaha Music) untuk tanya berapa yang jadi karyawan tetap, bertambah nggak," ujar Fahmi menagih.
(hen/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
