AS Sudah Resesi Sejak Desember 2007
Selasa, 02/12/2008 07:00 WIB
Demo Pegawai Otomotif AS (Reuters)
New-York - Negara adidaya Amerika Serikat (AS) sudah resmi memasuki masa resesi sejak Desember 2007. Hal itu terlihat dari penurunan aktivitas ekonomi secara tajam.
Demikian laporan para anggota 'Business Cycle Dating Committee' dari Biro Riset Ekonomi Nasional AS atau National Bureau of Economic Research (NBER), yang melakukan pertemuan secara conference call, dan dilansir AFP, Selasa (2/12/2008).
"Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi secara signifikan dan menyebar ke seluruh negara, dan bertahan dalam beberapa bulan," demikian NBER.
NBER menjelaskan, resesi dimulai puncak aktivitas ekonomi sudah terlampui. Sementara pada masa perjalanan menuju puncak ekonomi itu disebut sebagai masa ekpansi.
"Komite mengidentifikasikan Desember 2007 sebagai puncaknya, setelah memperhitungkan berbagai penurunan aktivitas ekonomi yang dianggap sudah cukup besar disebut sebagai resesi," jelas NBER.
Puncak aktivitas ekonomi itu mengakhiri ekspansi yang sudah dimulai sejak November 2001.
"Ekpansi ekonomi terjadi dalam 73 bulan, atau lebih rendah dibandingkan ekspansi ekonomi di era akhir 1990-an yang terjadi selama 120 bulan," demikian NBER.
Menurut data resmi pemerintah AS, perekonomian AS tumbuh 0,2% pada kuartal IV-2007, 0,8% pada kuartal I-2008, 2,8% pada kuartal II-2008 dan tumbuh 0,5% pada kuartal III-2008.
NBER mengakui bahwa pelemahan ekonomi saat ini memang cukup sulit untuk didefinisikan karena PDB tetap positif hingga semester I-2008. Namun komite NBER selanjutnya melihat gaji pegawai, yang sudah mencapai puncak pada Desember 2007 dan penurunan terjadi pada bulan-bulan berikutnya. Ditambah data-data pendukung lainnya, maka komite menyimpulkan AS sudah memasuki resesi.
"Komite mempertimbangkan bahwa penurunan aktivitas ekonomi pada tahun 2008 memenuhi standar resesi," demikian NBER.
(qom/qom)
Demikian laporan para anggota 'Business Cycle Dating Committee' dari Biro Riset Ekonomi Nasional AS atau National Bureau of Economic Research (NBER), yang melakukan pertemuan secara conference call, dan dilansir AFP, Selasa (2/12/2008).
"Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi secara signifikan dan menyebar ke seluruh negara, dan bertahan dalam beberapa bulan," demikian NBER.
NBER menjelaskan, resesi dimulai puncak aktivitas ekonomi sudah terlampui. Sementara pada masa perjalanan menuju puncak ekonomi itu disebut sebagai masa ekpansi.
"Komite mengidentifikasikan Desember 2007 sebagai puncaknya, setelah memperhitungkan berbagai penurunan aktivitas ekonomi yang dianggap sudah cukup besar disebut sebagai resesi," jelas NBER.
Puncak aktivitas ekonomi itu mengakhiri ekspansi yang sudah dimulai sejak November 2001.
"Ekpansi ekonomi terjadi dalam 73 bulan, atau lebih rendah dibandingkan ekspansi ekonomi di era akhir 1990-an yang terjadi selama 120 bulan," demikian NBER.
Menurut data resmi pemerintah AS, perekonomian AS tumbuh 0,2% pada kuartal IV-2007, 0,8% pada kuartal I-2008, 2,8% pada kuartal II-2008 dan tumbuh 0,5% pada kuartal III-2008.
NBER mengakui bahwa pelemahan ekonomi saat ini memang cukup sulit untuk didefinisikan karena PDB tetap positif hingga semester I-2008. Namun komite NBER selanjutnya melihat gaji pegawai, yang sudah mencapai puncak pada Desember 2007 dan penurunan terjadi pada bulan-bulan berikutnya. Ditambah data-data pendukung lainnya, maka komite menyimpulkan AS sudah memasuki resesi.
"Komite mempertimbangkan bahwa penurunan aktivitas ekonomi pada tahun 2008 memenuhi standar resesi," demikian NBER.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
