Berita Lain
-
Rabu, 23/05/2012 18:48 WIB
Tekan Sapi Impor, Dahlan Iskan Pakai Jurus 'Sasa' -
Rabu, 23/05/2012 18:42 WIB
Dahlan Iskan: BUMN Siap Dorong & Produksi Mobil Listrik -
Rabu, 23/05/2012 18:10 WIB
Pemerintah Klaim RI Jadi Acuan Negara Tetangga untuk Urusan NSW -
Rabu, 23/05/2012 17:52 WIB
Diisukan 'Tegang' dengan Jero Wacik, Dahlan: Saya SMS-an Terus -
Rabu, 23/05/2012 17:43 WIB
Capai Rekor, Ekspor Kopi Tembus Rp 9 Triliun -
Rabu, 23/05/2012 17:26 WIB
Bertemu SBY, Dahlan Iskan Ngobrol Soal Sapi
Indeks Berita
Rumor Saham
Private Placement , AISA Menuju Rp 800?
Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dikabarkan akan dikerek ke level Rp 800 dalam waktu dekat. Beredar kabar, perseroan akan genjot modal....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bagaimana Menimbang Risiko dalam Memulai Bisnis?
Setidaknya ada tiga hal penghalang utama seseorang untuk memulai usaha, yaitu terlalu banyak rencana, menunggu moment yang pas dan takut menghadapi risiko bisnis.
Sosok Dan Peristiwa
Pengalaman Pertama Hatta Rajasa Makan Daging Kuda
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk pertama kali mencicipi kuliner khas Asia Tengah yakni daging kuda. "Rasanya gimana gitu," kata Hatta.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 469.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 23/05/2012 14:32 WIB
Wah! Bos Judi Dunia Bakal Gelar Hajatan Besar di Macau
Posted by: majikan_nakal
Jumat, 05/12/2008 11:34 WIB
Reformasi Birokrasi 'Sapa' Kantor Menko Perekonomian di 2009
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Foto: Depkeu
Hal tersebut disampaikan plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya pada acara pelantikan pejabat eselon II, III dan IV dijajaran Menko perekonomian dan penganugrahan satya lencana karya satya, di gedung Depkeu, Jakarta, Jumat (5/12/2008).
"Dengan jumlah eselon 7 unit dan jumlah pegawai 300 orang, proses reformasi tidak serumit di depkeu. tapi biasanya yg kecil rentan kegagalan. Kenapa? Karena biasanya kita menganggap enteng sehingga probabilitas kegagalan sangat besar." ujar Sri Mulyani.
Menurutnya, pelaksanaan reformasi birokrasi di kantor Menko Perekonomian lebih simpel ketimbang Departemen Keuangan yang jumlah pegawainya jauh lebih besar.
"Kita (depkeu) besar sehingga harus dipaksa untuk tekun dan dipelototi semua orang, seperti DPR,LSM dan masyarakat. Pengawasan itu bantu kita untuk waspada," tambahnya.
Sri Mulyani meminta proses reformasi birokrasi dilakukan secara profesional dengan menganut prinsip yang ingin ditegakkan. "Dalam seluruh pidato saya sebagai menteri, satu hal yg ingin saya tegakkan dalam reformasi birokrasi adalah kepercayaan masyarakat kepada institusi pemerintah," jelasnya.
Kedua, lanjut Sri Mulyani, yaitu dengan menegakkan kewibawaan kinerja yang kita lakukan. Meski ia mengakui bahwa penyimpangan termasuk KKN di kantor Menko Perekonomian ini relatif sulit dilakukan.
"Meskipun kantor menko tidak berada digaris depan sebagai bagian lembaga yang dicurigai rentan melakukan penyimpangan termasuk KKN karena kantor menko banyak kerja menggunakan otak dan otak susah dijual belikan," ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, dalam keadaan perekonomian yang sedang tertekan, menurut sri, kantor menko sangat diandalkan. Sebab tugas kantor menko perekonomian adalah koordinasikan seluruh lingkaran dan proses pembuatan keputusan, mulai dr perencanaan, sinkronisasi pelaksanaan dan evaluasi dampak formulasi kebijakan ekonomi.
"Karena itu saya minta reformasi birokrasi harus segera dilakukan dengan proses yang cepat," pungkasnya.
Dalam reformasi birokrasi kantor Menko Perekonomian nanti akan dilakukan penyesuaian struktur organisasi. "Saya belum sempat melihat struktur organisasinya. Yang jelas akan direview," katanya.
Pelantikan Pejabat
Sri Mulyani pada hari ini melantik 2 orang pejabat eselon II, 13 orang pejabat eselon III dan 18 orang eselon IV. Selain itu, Sri Mulyani juga memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada 13 orang pegawai yang telah mengabdi 30 tahun, 15 orang yang telah mengabdi 20 tahun, dan 12 orang yang mengabdi 10 tahun.
(qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 12:40 WIB
Kekayaan 5 Konglomerat Ini Raib Gara-gara Saham Anjlok -
Rabu, 23/05/2012 09:54 WIB
Bos Judi Berkumpul dalam Hajatan Tiga Hari di Macau -
Rabu, 23/05/2012 15:04 WIB
Gandeng MGM Las Vegas, Tomy Winata Ajak Gories Mere Cs -
Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2 -
Rabu, 23/05/2012 07:29 WIB
Laporan dari Kazakhstan
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 23/05/2012 - 16:53
PNS Tak Puas Gaji Cuma Naik 7% -
Senin, 21/05/2012 - 13:58
Ingin Hidup Enak, PNS Harus Produktif -
Rabu, 23/05/2012 - 23:04
Wagub Kaltim: Harapkan PLN, Sampai Kiamat Nggak Bakal Teraliri Listrik -
Rabu, 23/05/2012 - 20:25
Hatta: Penyatuan Zona Waktu, PNS Bakal Kerja Jam 07.00 -
Selasa, 22/05/2012 - 06:20
Harga Semen di Perbatasan Kaltim-Malaysia Tembus Rp 1 Juta/Sak
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message
.gif)



