detikfinance

Harga BBM Turun Lagi, Pertamina dan SPBU Pasrah Soal Margin

Alih Istik Wahyuni - detikfinance
Selasa, 09/12/2008 09:34 WIB
Jakarta - Pemerintah akan kembali menurunkan harga BBM pada Januari 2009. Pertamina dan pengusaha SPBU sepakat untuk menyerahkan mekanisme margin dan penebusan stok BBM pada pemerintah agar tidak lagi terjadi kelangkaan seperti penurunan harga premium sebelumnya.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi Nur Adib mengaku pasrah soal kompensasi yang harus diterima pengusaha SPBU supaya tidak merugi.

"Sudah deh, dari pada ribut lagi. Terserah pemerintah saja mau gimana. Memang masih rugi, tapi tidak (akan) ada kelangkaan lagi, Insyaallah," katanya ketika dihubungi detikFinance, Selasa (9/12/2008).

Sementara VP Communications Pertamina Anang Rizkani Noor menjelaskan, untuk mengahadapi penurunan harga bulan depan, memang dibutuhkan koordinasi yang lebih sigap antara Pertamina, pengusaha SPBU dan pemerintah.

"Saya kira yang perlu disiapkan koordinasi yang bagus. Tidak hanya dengan SPBU, tapi juga dengan pemerintah dan Hiswana Migas. Harus jelas, bahwa keputusan bukan di Pertamina tetapi pemerintah. Pertamina hanya melakukan," katanya ketika dihubungi.

Terkait berapa besaran margin atau kompensasi yang akan diterima pengusaha SPBU, hal itu akan ditentukan Kementrian BUMN, selaku pemegang saham Pertamina. Subsidi sebesar Rp 160 per liter yang menurut pemerintah diberikan ke SPBU juga bisa berubah.

Anang menambahkan, yang disiapkan Pertamina untuk mengantisipasi penurunan BBM bulan depan adalah ketersediaan stok yang cukup. Stok memang menjadi fokus perhatian Pertamina karena biasanya konsumsi menlonjak saat harga turun.

(lih/ir)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.