detikfinance

LNG Tangguh Keluarkan 'First Drop' pada April 2009

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Rabu, 10/12/2008 22:03 WIB
Fasilitas LNG Tangguh (Puspetindo)
Jakarta - LNG Tangguh akan menghasilkan 'tetesan pertama' atau first drop-nya pada April 2009. Keluarnya first drop tersebut mundur dari rencana semula pada Februari 2009.

Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan sebelum rapat pansus RUU minerba dengan menteri ESDM di Komisi VII, Jakarta, Rabu (10/12/2008).

"Sekitar April LNG first drop. Pertama disalurkan  ke Korea dulu. Untuk Fujian setelah Korea," ujarnya.

Purnomo mengakui waktu first drop ini mundur dari rencana awal yaitu Februari. Namun waktu pengunduran itu tidak menjadi masalah karena sudah menjadi kesepakatan bersama kedua belah pihak.

"Mundur boleh saja, kalau kedua belah pihak sepakat. April karena dari pada kita launching terus terjadi apa-apa," ungkapnya.

Saat ditanya besaran dan harga first drop-nya, Purnomo mengaku tidak mengetahui angkanya.

"Saya tidak tahu berapa besaran. Untuk harganya Bu Sri Mulyani, diakan Ketua tim negosiasi. Korea harga tidak ada masalah dan Korea akan ikuti hasil  negosiasi dengan fujian," jelasnya.

Masalah LNG Tangguh sempat menghangat beberapa bulan silam, karena formulasi harganya yang sangat murah dan diduga merugikan negara. Pemerintah pun akhirnya menegosiasikan ulang harga LNG Tangguh dalam hal ini China. Menkeu Sri Mulyani kini bertindak sebagai Ketua Tim Negosiasi LNG Tangguh.

Berdasarkan situs BP Indonesia, LNG Tangguh sudah mendapat kontrak jangka panjang untuk 4 pembeli, yaitu pembeli di Fujian (China), K-Power Co. Ltd (Korea), POSCO (Korea) dan Sempra Energy LNG Marketing Corp (Meksiko).


(qom/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.