Fenomena Aneh Premium
Kamis, 11/12/2008 07:08 WIB
Foto: Dadan/detikcom
Jakarta - Rencana penurunan harga premium dan solar pada Januari 2009 menyebabkan permintaan terhadap premium beroktan 88 malah menurun, padahal premium jenis ini paling banyak digunakan di dalam negeri.
"Memang ada fenomena aneh, biasanya demand diatas supply tapi ternyata sekarang malah sebalinya. Demand menurun sedangkan suplai banyak," ungkap Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/12/2008) malam.
Menurut purnomo, fenomena seperti ini harus terus diamati secara hati-hati karena kemungkinan terjadinya pergeseran permintaan dan penawaran bisa terus berlangsung.
"Saya khawatir ketika fenomena ini kita pegang dan harganya kita turunkan, ternyata nanti suplai dan demand-nya malah bergeser lagi. Makanya kita harus terus amati apakah selamanya akan seperti ini," jelasnya.
Menurut purnomo, fenomena yang sama juga terjadi dengan dengan kurs rupiah. Disaat mata uang negara lain mengalami pelemahan, kurs rupiah malah menguat.
"Kalau kurs menguat berarti harga BBM semakin murah, namun apakah kecenderungan ini berlaku sekarang atau terus berlangsung," jelasnya.
Mengenai penurunan harga premium dan solar yang rencananya akan dilakukan mulai Januari 2009, Purnomo menjelaskan pemerintah terus mengamati perkembangan.
"Pada hari Sabtu kami sudah melakukan simulasi dengan Depkeu. Yang jelas kita tunggu hingga keadaan stabil," jelasnya.
Pemerintah sudah menetapkan harga premium diubah setiap bulan. Namun Purnomo menegaskan, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM, batas atas premium adalah Rp 6.000 per liter.
"Dengan begitu masyarakat harus tahu kalau harga premium tidak akan lebih tinggi dari Rp 6000," paparnya.
Purnomo menambahkan harga Indonesia Crude Price (ICP) saat ini adalah US$ 41,5 per barel. Sedangkan untuk rata-rata ICP tahun ini yaitu US$ 97 per barel atau masih surplus 2 dolar karena target APBNP 2008 adalah US$ 95 per barel.
(qom/qom)
"Memang ada fenomena aneh, biasanya demand diatas supply tapi ternyata sekarang malah sebalinya. Demand menurun sedangkan suplai banyak," ungkap Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/12/2008) malam.
Menurut purnomo, fenomena seperti ini harus terus diamati secara hati-hati karena kemungkinan terjadinya pergeseran permintaan dan penawaran bisa terus berlangsung.
"Saya khawatir ketika fenomena ini kita pegang dan harganya kita turunkan, ternyata nanti suplai dan demand-nya malah bergeser lagi. Makanya kita harus terus amati apakah selamanya akan seperti ini," jelasnya.
Menurut purnomo, fenomena yang sama juga terjadi dengan dengan kurs rupiah. Disaat mata uang negara lain mengalami pelemahan, kurs rupiah malah menguat.
"Kalau kurs menguat berarti harga BBM semakin murah, namun apakah kecenderungan ini berlaku sekarang atau terus berlangsung," jelasnya.
Mengenai penurunan harga premium dan solar yang rencananya akan dilakukan mulai Januari 2009, Purnomo menjelaskan pemerintah terus mengamati perkembangan.
"Pada hari Sabtu kami sudah melakukan simulasi dengan Depkeu. Yang jelas kita tunggu hingga keadaan stabil," jelasnya.
Pemerintah sudah menetapkan harga premium diubah setiap bulan. Namun Purnomo menegaskan, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM, batas atas premium adalah Rp 6.000 per liter.
"Dengan begitu masyarakat harus tahu kalau harga premium tidak akan lebih tinggi dari Rp 6000," paparnya.
Purnomo menambahkan harga Indonesia Crude Price (ICP) saat ini adalah US$ 41,5 per barel. Sedangkan untuk rata-rata ICP tahun ini yaitu US$ 97 per barel atau masih surplus 2 dolar karena target APBNP 2008 adalah US$ 95 per barel.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
