Takaful Malaysia Cari Mitra Strategis di Indonesia
Kamis, 11/12/2008 08:35 WIB
(Foto: dok Takaful)
Kuala Lumpur - Perusahaan investasi, Takaful Malaysia tengah mencari mitra strategis di Indonesia untuk memperluas pasarnya. Takaful mencari bank syariah yang memiliki banyak cabang karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar dunia.
Selama ini Takaful sudah beroperasi di Indonesia dengan beberapa perusahaannya seperti PT Syarikat Takaful Indonesia dan PT Asuransi Takaful Umum. Namun Takaful menilai, perusahaannya di Indonesia itu belum cukup besar sehingga harus mencari mitra strategis yang lebih besar.
"Kami menilai memiliki mitra strategis di Indonesia adalah aternatif yang paling ideal. Kami mengincar bank syariah yang memiliki banyak cabang," kata Managing Director Takaful Malaysia, Hassan Kamil seperti dilansir dari Reuters, Kamis (11/12/2008.
Hassan mengatakan akan melakukan diskusi untuk mencari mitra strartegis itu setelah Takaful menyelesaikan penambahan modal sebesar 21 juta ringgit atau senilai US$ 5,8 juta untuk perusahaannya di Indonesia dalam memenuhi persyaratan saldo minimum.
"Kami telah mengidentifikasi beberapa mitra potensial tapi keputusannya akan dilakukan setelah perusahaan menyuntik modal. Keputusan untuk mitra strategis ini akan dilakukan pertengahan 2009," katanya.
Bisnis Takaful di Indonesia melalui PT Takaful Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan 30-35% di tahun 2007, lebih tingi dari pencapaian usahanya di Malaysia yang hanya tumbuh 20-25%.
(ir/ir)
Selama ini Takaful sudah beroperasi di Indonesia dengan beberapa perusahaannya seperti PT Syarikat Takaful Indonesia dan PT Asuransi Takaful Umum. Namun Takaful menilai, perusahaannya di Indonesia itu belum cukup besar sehingga harus mencari mitra strategis yang lebih besar.
"Kami menilai memiliki mitra strategis di Indonesia adalah aternatif yang paling ideal. Kami mengincar bank syariah yang memiliki banyak cabang," kata Managing Director Takaful Malaysia, Hassan Kamil seperti dilansir dari Reuters, Kamis (11/12/2008.
Hassan mengatakan akan melakukan diskusi untuk mencari mitra strartegis itu setelah Takaful menyelesaikan penambahan modal sebesar 21 juta ringgit atau senilai US$ 5,8 juta untuk perusahaannya di Indonesia dalam memenuhi persyaratan saldo minimum.
"Kami telah mengidentifikasi beberapa mitra potensial tapi keputusannya akan dilakukan setelah perusahaan menyuntik modal. Keputusan untuk mitra strategis ini akan dilakukan pertengahan 2009," katanya.
Bisnis Takaful di Indonesia melalui PT Takaful Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan 30-35% di tahun 2007, lebih tingi dari pencapaian usahanya di Malaysia yang hanya tumbuh 20-25%.
(ir/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
