Askes Targetkan Premi 2009 Tumbuh 10%
Minggu, 14/12/2008 14:08 WIB
Foto: Askes
Denpasar, - PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes) menargetkan pertumbuhan premi sebesar 10 persen di tahun 2009. Target itu naik dari realisasi 2008 yang diperkirakan Rp 4,6 triliun menjadi Rp 5 triliun pada tahun depan.
Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama Askes I Gede Subawa usai acara Gerakan Penghijauan Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Sabtu (13/12/2008).
"Kami tetap optimis growth minimum 10 persen, ROI (return on investment) 8 persen, kinerja keuangan di tahun 2009 akan sehat," jelasnya.
Ia mengatakan, perseroan juga akan berupaya untuk meningkatkan indeks kepuasan pelanggan menjadi minimal 85 persen. "Sekarang ini kepuasan pelanggan kami sudah di 84
persen," katanya.
Namun ia mengatakan, investasi Askes di tahun depan tidak akan berubah dan sama dengan investasi tahun ini. Saat ini sebanyak 60 persen investasi perseroan berbentuk deposito angka pendek, sedangkan 40 persen sisanya di deposito jangka panjang.
"Investasi kita tidak terlalu banyak, kebanyakan di deposito jangka pendek. Itu karena dibutuhkan keuangan yang sangat likuid, kita tidak bisa menahan terlalu lama karena
setiap bulan kita harus bayar," ungkapnya.
(ang/lih)
Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama Askes I Gede Subawa usai acara Gerakan Penghijauan Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Sabtu (13/12/2008).
"Kami tetap optimis growth minimum 10 persen, ROI (return on investment) 8 persen, kinerja keuangan di tahun 2009 akan sehat," jelasnya.
Ia mengatakan, perseroan juga akan berupaya untuk meningkatkan indeks kepuasan pelanggan menjadi minimal 85 persen. "Sekarang ini kepuasan pelanggan kami sudah di 84
persen," katanya.
Namun ia mengatakan, investasi Askes di tahun depan tidak akan berubah dan sama dengan investasi tahun ini. Saat ini sebanyak 60 persen investasi perseroan berbentuk deposito angka pendek, sedangkan 40 persen sisanya di deposito jangka panjang.
"Investasi kita tidak terlalu banyak, kebanyakan di deposito jangka pendek. Itu karena dibutuhkan keuangan yang sangat likuid, kita tidak bisa menahan terlalu lama karena
setiap bulan kita harus bayar," ungkapnya.
(ang/lih)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 19:08 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:54 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 17:23 WIB
SCTV Rebut Hak Siar Liga Champions dari Hary Tanoe
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
34 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
