detikfinance

Bank Mandiri Hentikan Sementara Transaksi Valas Lewat e-Banking

Irna Gustia - detikfinance
Rabu, 17/12/2008 10:53 WIB
(Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk sejak awal Desember telah menghentikan sementara transaksi valuta asing (valas) yang melalui layanan electronic banking (e-banking) karena ada penyempurnaan sistem.

Sejak terbit Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 10 tahun 2008 pada 12 November 2008, tentang Pengaturan Pembelian Valas nasabah yang dibatasi US$ 100 ribu per bulan dengan wajib menyertakan underlying transaction, Bank Mandiri harus menyempurnakan sistem e-banking.

"Karena kalau sekarang kan harus ada surat pernyataan transaksi, nah di e-banking Bank Mandiri untuk yang valas itu belum ada, jadi sedang disempurnakan," kata Group Head E-Banking Bank Mandiri, Inkawan D. Jusy ketika dihubungi detikFinance, Rabu (17/12/2008).

Nasabah yang semula menggunakan fasilitas e-banking untuk valas dialihkan ke transaksi konvensional. "Kita sudah komunikasikan ini ke nasabah," katanya.

Nantinya dalam sistem e-banking yang baru akan dibuat fasilitas pernyataan transaksi yang tinggal diisi oleh nasabah. Menurut Inkawan fasilitas e-banking valas akan kembali dibuka pada Januari 2009.

Sementara Head of Treasury PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Branko Windoe mengatakan untuk transaksi valas melalui e-banking, pihaknya sudah melengkapi dengan fasilitas surat pernyataan transaksi dari nasabah.

"Jadi nasabah tinggal klik saja," katanya.      

Menurut Brankoe, transaksi valas melalui e-banking di BCA relatif sedikit jumlahnya. "Yah sedikit, lebih banyak yang melakukan transaksi secara konvensional untuk valas lebih banyak," jelasnya.        


(ir/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.